Nasional . 20/04/2022, 16:36 WIB
"Ketiga tersangka tersebut telah berkomunikasi secara intens dengan tersangka IWW," ungkapnya.
Hasil komunikasi ketiga tersangka tersebut dengan IWW adalah persetujuan ekspor CPO untuk perusahaan Permata Hijau Group, PT Wilmar Nabati Indonesia, dan PT Musim Mas.
Padahal, tiga perusahaan tersebut bukan perusahaan yang berhak mendapatkan persetujuan ekspor CPO, salah satunya ialah karena ketiga perusahaan tersebut mendistribusikan CPO tidak sesuai dengan harga penjualan di dalam negeri (DPO).
Ketika KPK jadi sorotan ttg dugaan penerimaan gratifikasi pimpinan & skandal internal, Kejaksaan Agung mengumumkan Penyidikan Korupsi mafia minyak goreng.
— Febri Diansyah (@febridiansyah) April 19, 2022
Apakah KPK benar2 akan jd masa lalu, dilupakan & ditinggalkan?
Pertanyaan ini hanya bs dijawab dg KINERJA, bukan gimmick.
Tapi @Fahrihamzah tampaknya lebih sering memuji KPK yang sekarang.. Mungkin juga dianggap lebih baik ???? Setelah 2 tahun lebih di bawah kepemimpinan periode ini.
— Febri Diansyah (@febridiansyah) April 19, 2022
Kalau KPK ga nangkep koruptor, berarti korupsi sudah menurun. Apa mgkn begitu logikanya?
Yg keliatan kinerjanya tntu perlu dihargai. Sperti Kejaksaan yg tangani kasus korupsi minyak goreng ini. Meskipun jgn jg terburu2 menghukum krn proses msh berjalan.
— Febri Diansyah (@febridiansyah) April 19, 2022
Utl KPK, ya semoga segera bangun dan buktikan dg Kinerja. Ga sibuk dg seremonial aja ????https://t.co/B8dGVBTwSD
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id