Nasional . 06/02/2022, 21:23 WIB
(BACA JUGA:Pesawatnya 'Diusir' dari Hanggar Malinau, Susi Pudjiastuti: Gak Ada Unsur Politik!)
Hingga kini, kasus tersebut belum benar-benar tuntas. Beberapa orang hingga sekarang masih berstatus buronan. Termasuk Dirut Bank Global Irawan Salim. Sementara vonis atau hukuman dari para tersangka juga tidak jelas.
BI (Bank Indonesia) pada saat itu sudah mencabut izin usaha Bank Global. Versi BI, bank tersebut banyak aset bodongnya. Selain itu, banyak data dan pihak ketiga yang dicurigai fiktif.
Menurut Direktur Direktorat Hukum BI saat itu yakni Oey Hoey Tiong, PPATK berhasil menemukan dana Rp 35 miliar yang dikirim bank global kepada dua perusahaan pertukaran valuta asing (money changer).
(BACA JUGA:Dua Teroris Jadi Penadah Curanmor untuk Biayai Keluarga Napi Teroris yang Masih di Penjara )
Yakni PT Dinamis Citra Swakarsa dan PT YSL di kawasan Jakarta Pusat. Bank Global kala itu dicurigai akan melakukan upaya pencucian uang. Selanjutnya uang itu dikirim ke rekening bank lain.
Belakangan pada 2008, Oey sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia terlibat kasus penyimpangan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) milik BI senilai Rp100 miliar. Kasus ini juga melibatkan sejumlah anggota DPR.
Selain, Oey Hoey Tiong, tersangka lainnya adalah Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, dan mantan Kepala Biro Gubernur BI Rusli Simandjuntak.
(BACA JUGA:Astaga! Gus Nur Bergelar 'KH', Warganet Nggak Habis Pikir: Itu Singkatan Kadrun Halu )
Kembali ke Smart Aviation. Berdasarkan laman resmi, PT Smart Cakrawala Aviation merupakan perusahaan jasa angkutan udara niaga tidak berjadwal.
Perusahaan berdiri pada akhir 2016. Kantor pusatnya berada di Jakarta.
PT Smart Cakrawala Aviation dengan brand bernama Smart Aviation memiliki dan mengoperasikan 13 unit pesawatCessna Caravan 208 atau 208B, satu helikopter Airbus H 130 T2 dan dua pesawat Pilatus PC-6 Porter.
(BACA JUGA:Viral! TNI Terekam Piting Orang, Babe Aldo Cuit Cabut Mandatory, Netizen: Orang Stres Disuntik Obat Tidur )
Maskapai itu juga memiliki dan mengoperasikan bandara pribadi di Singkawang Kalimantan Barat. Smart Aviation juga telah menambah armada 3 Pilatus PC6 Porter pada tahun 2022, 4 Cessna Caravan 208B.
Dikutip dari situs Linkedin, Pongky Majaya diketahui sebagai business owner di SMARTdeal. Diketahui, SMARTdeal ini dimulai dengan nama PT. Dinamis Citra Swakarsa yang didirikan pada tahun 1998 oleh Pongky Majaya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id