Viral

Ernest Prakasa Dituding Nyinyir Soal Ibu Kota Nusantara, Abu Janda: Dia Malas Baca

fin.co.id - 23/01/2022, 11:47 WIB

Viral di media sosial, video yang menayangkan seseorang yang diduga pelakor tengah lari terbirit-teririt di jala raya.

JAKARTA, FIN.CO.ID - Pegiat media sosial, Permadi Arya atau biasa disapa dengan Abu Janda bereaksi usai komika Ernest Prakasa berikan tanggapan terkait nama Ibu Kota baru Nusantara.

Abu Janda menanggapi hal itu di akun Instagram pribadinya @permadiaktivis2, yang diunggah pada 22 Sabtu 22 Januari 2022.

Menurut Abu Janda, Ernest sudah nyinyir soal Ibu Kota baru namun dianggap kurang literasi.

(BACA JUGA: Profesional! Diserempet Mobil, Reporter TV Wanita Ini Langsung Bangun dan Mulai Liputan Lagi)

Dalam cuitannya, Ernest menyebut jika sejak dulu makna Nusantara adalah keseluruhan wilayah Indonesia. Dan ia merasa janggal apabila ibu kota baru yang berlokasi di Kalimantan Timur diberi nama Nusantara.

“Sejak dulu makna ‘Nusantara’ adalah keseluruhan Indonesia. Kalo dijadiin nama ibukota, buat gw sih agak janggal. Ya ga sih?,” cuit Ernest.

Menanggapi pendapat Ernest tersebut, Abu Janda langsung sampaikan pesan menohok.

(BACA JUGA: Viral Aksi Kejar-kejaran Warga dengan Pencuri Mobil di Kawasan Pulogadung, Pelaku Akhirnya Tewas Dihakimi Massa)

“Ini akibat minim literasi, dia malas baca jadinya tidak tahu kalo kata Nusantara itu sangat erat dengan sejarah Kalimantan Timur,” kata Abu Janda.

Abu Janda lantas menyebut jika Sejarawan asal Kaltim yakni Muhammad Sarip dalam bukunya pernah ungkapkan bahwa Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur dulunya bernama Nusantara.

“Diungkap oleh Sejarawan asal Samarinda Kaltim Muhammad Sarip bahwa Kerajaan Kutai yang berlokasi di Kaltim dulunya sebelum bernama Kerajaan Kutai dia bernama Nusantara,” ujar Abu Janda.

(BACA JUGA: Parah! Dalam Keadaan Mabuk, Seorang Pria Tega Aniaya Anaknya yang Masih Berusia 3 Tahun)

Tak hanya itu, Abu Janda juga tuurt memberikan keterangan bersamaan dengan unggahan videonya menanggapi cuitan Ernest.

"seleb @ernestprakasa nyinyirin nama ibukota baru.. katanya janggal kalo 'Nusantara' dijadikan nama ibukota negara.." ujarnya.

"ini akibat Ernest Prakasa minim literasi sejarah (alias males baca). jadi tidak tahu kalo kata Nusantara itu sangat erat dengan sejarah Kalimantan Timur" sambungnya.

Admin
Penulis
-->