JAKARTA - Adanya usulan agar Polri di bawah kementerian disikapi sejumlah pihak. Pengamat Politik Emrus Sihombing mengatakan, perlu penggalian data hingga jenuh.
Menurut usul tersebut, nantinya pemerintah perlu membentuk sebuah kementerian baru. Yaitu Kementerian Keamanan Dalam Negeri. Kementerian inilah yang menaungi Polri.
"Menurut saya, usul ini masih sebatas ide. Karena itu, masih memerlukan penggalian data hingga sampai jenuh," kata Emrus, Senin, 3 Desember 2022.
Kata Emrus, jika Polri berada di suatu kementerian, maka Polri, suka tidak suka, menjadi subordinat dan kendali langsung oleh menteri yang bersangkutan.
"Dengan demikian, tak terhindarkan terjadi subyektivitas menteri “mewarnai” tugas pokok kepolisian kita. Polisi sebagai penegak hukum yang independen menjadi sulit diwujudkan," beber Emrus.
Muncul pertanyaan lanjutan kritis, bagaimana jadinya kepolisian kita, jika menteri yang menaungi Polri berasal dari sebuah partai politik?
"Sudah sangat tepat yang berlaku selama ini, bahwa Polri berada langsung di bawah presiden. Polri di bawah presiden pasti lebih kuat dan lebih independen dari pada di bawah seorang menteri," jelasnya.
Ia melanjutkan, sangat tidak tepat dan tidak produktif jika Polri berada di bawah kementerian tertentu. (khf/fin)