fin.co.id - Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday membawa dampak positif bagi posisi timnas Indonesia di ranking FIFA. Hasil tersebut membuat skuad Garuda naik empat peringkat dan kini menempati posisi ke-118 dunia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6/2026), Indonesia tampil dominan sejak awal laga. Justin Hubner membuka keunggulan pada menit ke-13 sebelum Ole Romeny menggandakan skor pada menit ke-27.
Oman sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-37. Namun, Emil Audero tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi yang dilakukan Nasser Sultan.
Pada babak kedua, Indonesia memastikan kemenangan lewat gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan poin dari kemenangan tersebut mengangkat posisi Indonesia ke peringkat ke-118 FIFA. Sementara itu, Oman tetap berada di posisi ke-79 dengan koleksi 1.306,90 poin meski harus pulang dengan kekalahan.
Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia kini masih menempati posisi ketiga. Tim Garuda berada di bawah Thailand yang menduduki peringkat ke-94 dan Vietnam yang berada di urutan ke-99 dunia.
Thailand mengalami penurunan satu tingkat setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Kuwait. Sementara Indonesia semakin menjauh dari negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Malaysia, dan Singapura.
Filipina saat ini menempati posisi ke-135, sedangkan Malaysia berada tepat di bawahnya di urutan ke-137. Singapura berada di peringkat ke-149 setelah turun dua posisi akibat kekalahan 1-2 dari China.
Kenaikan ranking Indonesia juga mendapat pengakuan dari kubu lawan. Pelatih Oman, Tarik Sektioui, menilai kualitas permainan Garuda sebenarnya lebih baik dibandingkan posisi mereka saat ini di daftar peringkat FIFA.
"Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim Indonesia telah berkembang pesat. Peringkat mereka saat ini tidak mencerminkan kualitas permainan yang sebenarnya, terutama dengan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir," kata Sektioui dalam jumpa pers di SUGBK, Jumat.
Baca Juga
Menurut dia, Indonesia tampil sangat terorganisir sehingga menyulitkan Oman sepanjang pertandingan. Timnya kesulitan mengantisipasi permainan sayap Indonesia dan melakukan sejumlah kesalahan yang berujung pada dua gol di babak pertama.
Meski kalah, Sektioui mengaku melihat perkembangan dalam permainan timnya, terutama pada babak kedua.
"Saya senang dengan apa yang saya lihat di babak kedua. Ini adalah pertandingan resmi pertama kami dengan grup ini. Pelajaran dari laga ini akan sangat berguna untuk mengembangkan tim ke depannya," kata pelatih yang menjalani debut bersama Oman tersebut.
Ia juga menyoroti keunggulan fisik para pemain Indonesia yang dianggap menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan mengontrol jalannya pertandingan.
"Secara fisik mereka bagus, itu membuat mereka mengontrol permainan pada babak pertama. Mereka cepat. Tetapi juga secara taktis dengan kesalahan kami, itulah yang sebenarnya membantu tim Indonesia," tutup dia.