News . 24/12/2021, 20:56 WIB

Ditargetkan Rampung 2024, Ternyata Proyek Tol Becakayu Masih Butuh Pendanaan Rp3,75 Triliun

Penulis : Admin
Editor : Admin

    JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk ternyata masih membutuhkan dana sedikitnya Rp3,75 triliun untuk menyelesaikan pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) sepanjang 23,68 km. Targetnya, jalan tol yang dibangun sejak 1996 itu selesai dibangun pada 2024 mendatang. Hal itu terungkap saat Waskita Karya menerima kunjungan kerja dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian di area pembangunan Jalan Tol Becakayu yang progresnya telah mencapai 96,74 pada Jumat (24/12/2021). “Pembangunan jalan Tol Becakayu ini sudah dimulai dari tahun 1996, tetapi masih dalam proses penyelesaian hingga sekarang. Oleh karena itu, proyek ini harus segera kita tuntaskan,” ujar Luhut. Luhut mendorong percepatan penyelesaian jalan tol Becakayu. “Kita pastikan untuk dituntaskan karena akan mengurangi banyak kemacetan karena saya yakin traffic akan menjadi semakin baik. Pendanaan kita masih butuh sekitar Rp3,75 triliun dan kita ada pilihan dari konsorsium, namun pasti butuh waktu, ada juga dari pinjaman, dan penanaman modal negara,” ungkap Luhut. BACA JUGA: Kantongi PMN Rp7,9 Triliun, Waskita Gelar Rights Issue Akhir Tahun Ini Paket Combo Dukungan Pemerintah Lengkap Diterima Waskita Waskita Raih Kredit Sindikasi Bank Himbara Rp8,08 Triliun, Dengan Penjaminan Pemerintah “Namun, tahun depan kita juga akan dorong investasi dari pihak swasta. Sekali lagi, tol ini akan berdampak luas untuk melancarkan traffic lalu lintas mulai dari Cawang sampai Tambun,” sambungnya. Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menyebutkan, meskipun ada sejumlah persoalan pendanaan, namun seperti arahan Menko Marves,Jalan Tol itu harus diselesaikan pada 2024 mendatang. "Kita akan coba corporate action, dalam hal ini konsorsium. Mungkin juga ada pinjaman dengan government guarantee dan yang ketiga melalui penambahan modal negara,” ujar Hedy. [caption id="attachment_574915" align="alignnone" width="683"]Tol Becakayu Waskita Karya Progres Pengerjaan Tol Becakayu (Waskita Karya)[/caption] Terkait kerja sama dengan investor swasta, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Destiawan Soewardjono menyebutkan bahwa saat ini sedang dalam proses. “Sudah ada investor yang akan masuk ke kami, sedang dalam proses. Ada beberapa investor dari negara sahabat, termasuk untuk section 2B dari Bekasi Barat sampai Tambun. Waskita kesulitan di section 2B tersebut karena pendanaan. Kebutuhannya sekitar Rp3,75 triliun,” jelasnya. “Saat ini, Waskita sedang perbaikan restrukturisasi financing. Mudah-mudahan selesai pada 2025. Di dalam itu, ada divestasi tol Waskita sekarang memegang 19 jalan tol, enam sudah didivestasi, masih ada 13 lagi, termasuk tujuh yang harus selesai pembangunannya, salah satunya Becakayu ini,” pungkasnya. Pembangunan jalan tol Bekasi—Cawang—Kampung Melayu sejatinya dimulai sejak 1996. Namun, krisis moneter 1998 membuat proyek ini terhenti. Kemudian, pada tahun 2015 PT Waskita Karya (Persero) mengambil alih 60 persen saham badan usaha jalan tol (BUJT) Becakayu PT Kresna Kusuma Dyandra Marga atau KKDM dan melanjutkan proses konstruksi, namun sempat terhenti karena adanya pandemi covid-19. Dengan adanya alokasi PMN 2021, pembangunan tol becakayu sampai 2A dapat dilaksanakan. Waskita menargetkan penyelesaian pekerjaan sampai dengan beroperasinya Jalan Tol Becakayu pada Maret 2022 mulai dari seksi 1 (Prumpung) sampai seksi 2A Ujung (Bekasi Barat) sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat untuk mobilitas kesehariannya dan mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas jalan Bekasi—Kampung Melayu tersebut. (git/fin)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id