JAKARTA - Indonesia Memanggil 57 Institute (IM57+ Institute) buka suara terkait keputusan Novel Baswedan Cs yang menerima tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. IM57+ Institute memandang opsi menjadi ASN Polri merupakan salah satu bentuk perjuangan untuk mematahkan berbagai stigma serta cara untuk melanjutkan perjuangan. "Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang," kata Ketua IM57+ Institute, M Praswad Nugraha, dalam keterangannya, Selasa (7/12). Sehingga, kata Praswad, apapun pilihan itu lebih kepada pertimbangan personal bukan karena adanya perbedaan pendapat di internal. Meski demikian, IM57+ Institute memahami adanya pegawai KPK yang tidak mengambil opsi tersebut karena alasan personal. "Hal tersebut mengingat secara keseluruhan, eks pegawai KPK memiliki persamaan pandangan yang saling mendukung opsi yang diambil masing-masing individu," ujarnya. IM57+ Institute adalah wadah yang dibentuk 57 pegawai KPK yang dipecat oleh Firli Bahuri Cs lantaran dinilai tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai KPK menjadi ASN. (riz/fin)
IM57+ Institute Sebut Keputusan Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri Bentuk Perjuangan
fin.co.id - 07/12/2021, 13:33 WIB
Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara
TERKINI
Terpopuler
Mengenal Universitas Republik Indonesia Bentukan Prabowo, Kapan Buka Penerimaan Mahasiswa?
Lulusan Pendidikan Profesi Boleh Daftar MagangHub Kemnaker 2026, Bisa Dapat Uang Saku hingga Sertifikasi Gratis!
Polemik Surat Tempo ke Dirut Agrinas, Praktisi Komunikasi Soroti Potensi Konflik Kepentingan
Harta Kekayaan Capai Rp5,1 Miliar! Ini Profil Lengkap Yos Sunitiyoso, Wakil Gubernur URI Pilihan Prabowo
BREAKING! Indonesia Siapkan Kewarganegaraan Ganda, Ini Syarat Khusus yang Harus Dipenuhi