JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengedepankan pendekatan keadilan restoratif pada kasus korupsi yang melibatkan kepala desa. Hal tersebut disampaikan merespon pernyataaan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Yakni yang menyebut kepala desa bisa mengembalikan uang yang dikorupsi tanpa diadili di persidangan melainkan dengan musyawarah bersama. Menurut Nasir, pendekatan restorative justice pada kasus korupsi dana desa layak untuk diterapkan. Alasannya dalam banyak kasus, kerugian dari pengelolaan dana desa bukan karena adanya mens rea, melainkan keterbatasan sumber daya manusia semata. Hal ini juga sejalan dengan paradigma baru pemidanaan yang ingin dibangun di Indonesia. “Tentu pendekatan keadilan restoratif selayaknya dikedepankan pada kasus-kasus korupsi dana desa, karena cukup banyak kepala desa dan aparaturnya yang terjerat korupsi disebabkan pengetahuan yang minim, terlebih jika jumlah kerugian yang terjadi kecil. Jadi tidak semuanya harus diselesaikan dengan pendekatan retributif,” imbuh Nasir. Disamping itu, ia menyarankan agar penegak hukum lebih fokus pada upaya pencegahan dengan peningkatan bimbingan dan pengawasan kepada aparatur desa yang dilakukan oleh otoritas terkait. Sehingga kasus penyalahgunaan dana desa bisa ditekan seminimal mungkin. (khf/fin)
DPR Setuju Dengan KPK, Kepala Desa Terlibat Korupsi Tak Dipenjara
fin.co.id - 03/12/2021, 09:58 WIB
Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara
TERKINI
Terpopuler
Mengenal Universitas Republik Indonesia Bentukan Prabowo, Kapan Buka Penerimaan Mahasiswa?
Polemik Surat Tempo ke Dirut Agrinas, Praktisi Komunikasi Soroti Potensi Konflik Kepentingan
Harta Kekayaan Capai Rp5,1 Miliar! Ini Profil Lengkap Yos Sunitiyoso, Wakil Gubernur URI Pilihan Prabowo
BREAKING! Indonesia Siapkan Kewarganegaraan Ganda, Ini Syarat Khusus yang Harus Dipenuhi
Terungkap! Alasan Febrie Adriansyah Belum Ajukan Praperadilan, Kuasa Hukum Bongkar Strategi yang Sedang Disiapkan