News . 04/10/2021, 15:18 WIB

Jangan Jadi Sumber Klaster, PTM Harus Dievaluasi Berkala

Penulis : Admin
Editor : Admin

TEGAL - Sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kota Tegal, Jawa Tengah sudah menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal menilai pelaksanaan PTM perlu dievaluasi secara berkala. Evaluasi berkala dipandang diperlukan untuk mencegah timbulnya klaster baru penyebaran COVID-19. “Setelah diadakannya penerapan PTM di Kota Tegal, Fraksi PAN berpendapat perlunya evaluasi secara berkala, jangan sampai menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19, terutama dikalangan siswa SD yang belum divaksin,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tegal Nur Fitriani, dikutip Radartegal.com, Senin (4/10). Senada disampaikan Fraksi Partai Golkar, yang meminta protokol kesehatan diterapkan secara ketat di sekolah yang menjalankan PTM. “Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan yang melakukan tatap muka, supaya dilakukan secara ketat, cermat, dan menerapkan protokol kesehatan.Sehingga tidak terjadi klaster baru,” ujar Anggota Fraksi Partai Golkar Sodik Gagang. Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Enny Yuningsih menyampaikan mendorong PTM segera dimulai, tentu saja, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sekolah agar memastikan sarana dan prasarananya berfungsi. “PTM segera dimulai agar anak bisa belajar di sekolah. Siswa, guru, dan orang tua juga sudah jenuh,” ungkap Enny. Untuk pembelajarannya, Komisi I menyarankan dengan menggunakan sistem ganjil genap berdasarkan urutan absen. Tidak ada jam istirahat, serta sekolah wajib menjamin tidak terjadi kerumunan saat pulang sekolah. “Tidak ada jam istirahat, karena dapat menimbulkan kerumunan. Saat pulang juga agar tidak terjadi kerumunan,” jelas Enny. Seperti diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Ismail Fahmi menerangkan, untuk sementara SD telah melakukan verifikasi serta mendapat izin dari Disdikbud maupun Dinkes untuk melaksanakan PTM baru 20 sekolah, yang tersebar di wilayah Tegal Timur, Tegal Selatan, Tegal Barat, dan Margadana. Sedangkan untuk SMP ada 17 sekolah. Untuk sekolah yang belum diharapkan melakukan pengajuan ke Disdikbud. (gw)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id