News . 15/06/2021, 07:46 WIB

Investor Harap-Harap Cemas Soal Tapering The Fed, Harga Emas Terjungkal

Penulis : Admin
Editor : Admin

  JAKARTA - Harga emas terkoreksi hingga 1,7 persen, Senin, karena beberapa investor khawatir Federal Reserve (The Fed) dapat menguraikan jalan untuk mengurangi kebijakan moneter ekspansifnya pada pertemuan dua hari pekan ini. Harga emas di pasar spot terkoreksi 0,7 persen menjadi USD1.863,98 per ounce pada pukul 24.43 WIB, setelah mencapai level terendah sejak 17 Mei di USD1.848,49 per ounce, demikian dikutip dari laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (14/6) atau Selasa (15/6) dini hari WIB. Emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 0,7 persen menjadi USD1.865,9 per ounce. Phillip Streible, Chief Market Strategist Blue Line Futures di Chicago, mengatakan mungkin ada beberapa likuidasi emas menjelang pertemuan kebijakan The Fed, yang dimulai Selasa. "Ada kemungkinan The Fed bisa mengindikasikan bahwa mereka akan mulai melakukan tapering, yang seharusnya membebani emas," kata Streible. The Fed sudah dalam proses "menghapus" likuiditas dari sistem dan itu juga akan membebani emas, papar dia, mengacu pada lonjakan volume pembelian kembali Federal Reserve minggu lalu. Pelaku pasar juga akan meneliti pandangan Federal Reserve yang berkembang tentang pengangguran, inflasi dan pertumbuhan ekonomi, serta kemungkinan tanggal kenaikan suku bunga pertama. "Kita melihat risiko pelemahan lebih lanjut dalam harga karena pembicaraan tapering (The Fed) melemahkan minat pada logam kuning pada saat arus tidak terlalu mendukung," kata analis TD Securities dalam sebuah catatan. Spekulan mengurangi net long position mereka di emas COMEX dalam pekan yang berakhir 8 Juni. Tetapi Commerzbank memperkirakan kekhawatiran inflasi akan mendorong emas ke USD2.000 per ounce pada akhir tahun, menambahkan bahwa inflasi bisa tetap pada tingkat yang sangat tinggi hingga kuartal ketiga, mendorong The Fed untuk mengurangi pembelian obligasi sekitar kuartal keempat. Namun, "ini tidak berarti kenaikan suku bunga lebih cepat dari sebelumnya," mendukung emas, kata bank itu. Di tempat lain, perak turun 0,1 persen menjadi USD27,87 per ounce, sementara paladium melemah 0,7 persen menjadi USD2.755,39 per ounce dan platinum melesat 1,3 persen menjadi USD1.164,54 per ounce. (git/fin)  

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id