Nicho Silalahi: Kalau Jenis Vaksin Beda-beda, Rakyat Berhak Dong Tolak yang dari China

Beranda Nasional Nicho Silalahi: Kalau Jenis Vaksin Beda-beda, Rakyat Berhak Dong Tolak yang dari...

JAKARTA – Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Nicho Silalahi mengaku heran dengan keputusan pemerintah mendatangkan beragam jenis vaksin dalam program vaksinasi Covid-19.

Ia mempertanyakan mengapa terdapat jenis-jenis vaksin tertentu yang digunakan untuk melawan virus Covid-19.

“Kita pakai logika paling dungu aja deh. Virusnya sama kok jenis vaksinnya beda – beda ?” ujar Nicho melalui akun Twitter @Nicho_Silalahi, Rabu (13/1).

Ia juga mempertanyakan mengapa ada berbagai macam jenis vaksin apabila nantinya disuntikkan secara gratis kepada rakyat.

Atas hal itu, ia menilai, rakyat lantas memiliki hak untuk menolak vaksin yang diproduksi di China.

“Bukankah vaksin itu gratis untuk seluruh rakyat tapi kok jenis vaksinnya berbeda ?
Jika terjadi perbedaan jenis vaksinnya maka kami sebagai rakyat berhak donk menolak Vaksin China. Ape lo,” tambahnya.

https://twitter.com/Nicho_Silalahi/status/1349323711371902977

Diketahui, Presiden Joko Widodo menjalani vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Sinovac di teras Istana Merdeka Jakarta, Rabu.

Vaksinator yang menyuntik adalah Wakil ketua dokter kepersidenan Prof Abdul Mutalib.

“Tadi pertama menunjukkan vaksin Sinovac dan setelah disuntik tidak ada merasa sakit sedikit pun Alhamdulilah berhasil menyuntik bapak Presiden tanpa rasa sakit,” kata Abdul Mutalib.

Abdul Mutalib mengaku sedikit gemetar saat menyuntik Presiden Jokowi.

“Menyuntik orang pertama di Indonesia ada rasa juga, tapi tidak ada halangan bagi saya untuk menyuntikkan, pertama saja gemetaran tidak ada masalah tidak ada pendarahan sama sekali di bekas suntikannya,” ungkap Mutalib.

Sebelum vaksin disuntikkan, Jokowi lebih dulu melewati sejumlah tahapan pemeriksaan apakah layak atau tidak untuk disuntik vaksin.

Usai menerima suntikan, selanjutnya Jokowi menunggu selama 30 menit untuk melihat adanya potensi alergi pasca menerima vaksin Covid-19.

Selain Jokowi, rombongan lain yang disuntik adalah Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 Amirsyah Tambunan, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, presenter Raffi Ahmad, hingga Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Reisa Broto Asmoro. (riz/fin)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Kasus Covid-19 Nasional Masih Meningkat, Epidemiolog Minta Pemerintah Evaluasi PPKM

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand) Defriman Djafri mengatakan pemerintah harus mengevaluasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan.Sebab, selama sepekan belaku...

PT KAI Bakal Gunakan GeNose C19 untuk Screening Penumpang

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan alat Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI untuk screening virus corona...

Disebut Gorilla oleh Pendukung Jokowi, Natalius Pigai: Negara Memelihara Rasisme

JAKARTA- Tokoh Papua, Natalius Pigai angkat bicara terkait ucapan rasis yang dilontarkan oleh Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin), Ambroncius Nababan di akun Facebook.Pigai...

BPBD DKI: 7 RT dan 15 Titik Jalan Tergenang Air Akibat Curah Hujan Tinggi

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan sebanyak tujuh Rukun Tetangga (RT) dan 15 titik jalan tergenang akibat curah hujan tinggi...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News