Warga Papua Kembalikan Beasiswa Veronica Koman dan Bendera Merah Putih ke Mahfud MD

Beranda Headline Warga Papua Kembalikan Beasiswa Veronica Koman dan Bendera Merah Putih ke Mahfud...

JAKARTA- Warga Papua yang mengatasnamakan diri Tim Solidaritas Ebamukai untuk Veronica Koman, telah mengambalikan beasiswa Veronika Koman kepada Menteri Keuangan (Menkeu) RI sebesar Rp773.876.918, pada Rabu (16/8).

Uang tersebut diklaim berasal dari penggalangan dana masyarakat Papua. Selain mengambalikan uang, Tim Rolidaritas Ebamukim juga mengembalikan bendera merah putih dan status Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Kami juga mengembalikan Bendera Merah Putih, serta secara simbolis mengembalikan Status Otonomi Khusus Papua berupa salinan Undang-undang Otsus, dan secara simbolis mengembalikan Dana Otonomi Khusus Papua berupa uang receh sebesar satu juta rupiah kepada pemerintah Indonesia.” Tulis keterangan pers Tim Solidaritas Ebamukai, Rabu (17/9).

Dikatakan, Tim Solidaritas Ebamukai telah melayangkan audensi singkat kepada Lembaga Pengelolaan Dana Lendidikan (LPDP) sejak dua hari lalu. Namun tidak ditanggapi. Kantor LPDP tutup total pada Rabu kemarin. Begitu pun Kantor Kemenkeu.

“Kami akhirnya menyerahkan pengembalian beasiswa, bendera, status otsus, dan dana otsus ke Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan untuk dititipkan kepada Pak Mahfud MD karena beliau sudah menanyakan perihal beasiswa Veronica Koman sejak tahun lalu.” Katanya.

Uang tersebut berasal dari penggalangan dana Masyarakat Papua Mulai dari mendirikan posko solidaritas untuk Veronica Komann, hingga sumbangan melalui transfer ke rekening.

Direktur Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Markus Haluk mengatakan, Veronica Koman telah mempertaruhkan harga dirinya untuk membela harga diri dan martabat bangsa Papua.

“Persatuan dan solidaritas yang kita tunjukkan hari ini terus kita akan lakukan merebut kembali harga diri, martabat dan hak politik Bangsa Papua. Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua yang telah turut bersolidaritas.” Ujar Markus Haluk.

Sebelumnya, Veronica Koman ditagih Pemerintah untuk mengembalikan dana beasiswa S2 di Australia yang didapatnya melalui LPDP Kementerian Keuangan. Hal itu dilakukan lantaran ia telah melanggar kontrak perjanjian pendidikan sebagai syarat menerima beasiswa tersebut.

Sejauh ini, Veronica Koman dikenal sebagai aktivis HAM di Papua. Tahun lalu, dia ditetapkan jadi tersngka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan oleh Polda Jawa Timur. Veronica dianggap telah menyebar informasi hoaks, hasutan dan provokasi terkait Insiden asrama Papua dn Surabaya Jawa Timur. (dal/fin).

 

Baca Juga

123 Medis di Ujung Maut

JAKARTA - Indonesia melaporkan 3.509 kasus baru Covid-19 pada Senin (28/9). Parahnya, tim medis yang terpapar virus mematikan asal Wuhan, Cina ini terus meluas....

Cendana-Istana Makin Panas

JAKARTA - Baru sepekan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang kerap bertindak tegas dalam mengatur keuangan negara digugat oleh Bambang Trihatmodjo ke Pengadilan Tata Usaha...

Jokowi: Mini Lockdown Lebih Efektif

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar pemerintah daerah melakukan intervensi berbasis lokal terkait penanganan Covid-19. "Pembatasan berskala mikro, baik di tingkat desa, kampung, RW/RT,...

Perkada Terganjal, NPHD Tak Tuntas

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto merilis realisasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Dari data sebaran...

Makin Hari Makin Cemas Menunggu Vaksin

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 sudah memastikan gelombang pertama penyebaran Covid-19 dengan rata-rata pertambahan kasus mingguan 8,4 persen belum usai. Kondisi ini hampir setengah...

Berita Terbaru

Deklarasi KAMI Ditolak, Orator Teriaki Gatot Nurmantyo dengan Nama Hewan

JAKARTA- Detik-detik penolakan Gatot Nurmantyo dalam deklarasi Koalisi Aksi Penyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya terekam dalam sebuah video. Ironisnya, dalam video itu, salah satu orator...

Infografis: 10 Provinsi Prioritas Penanganan COVID-19

JAKARTA - Dua provinsi diusulkan masuk prioritas penanganan COVID-19. Yakni Bali dan Aceh. Prioritas diberikan karena provinsi tersebut terdata sebagai penyumbang kasus Corona terbanyak...

10 Provinsi Jadi Prioritas Penanganan Covid-19

JAKARTA - Dua provinsi diusulkan masuk prioritas penanganan COVID-19. Yakni Bali dan Aceh. Sebelumnya sudah ada 8 provinsi yang menjadi atensi. Prioritas diberikan karena...

Viral, Foto Maruf Amien Disandingkan dengan ‘Kakek Sugiono’

JAKARTA- Foto Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amien disandingkan dengan foto bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono viral di jagat maya pada...

Kemitraan Pendidikan Tinggi Vokasi Diperluas

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) aka memperluas kemitraan pendidikan tinggi vokasi dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jika sebelumnya, kemitraan fokus...

6 Anggota Tim Persebaya Positif Corona

JAKARTA- Sebanyak 6 anggota tim Persebaya dinyatakan positif Corona setelah melakukan tes swab PCR pada Sabtu (27/9) lalu. Mereka yang terkonfirmasi Covid-19 di antaranya 4 pemain...

Lindungi Petani Tembakau, Tidak Naikkan Cukai Rokok 2021

JAKARTA - Jika pemerintah memang benar-benar ingin melindungi petani tembakau, maka pada 2021 nanti tidak menaikkan cukai rokok. Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas...

Pertumbuhan Kredit Agustus 2020 Hanya 1,04 Persen

JAKARTA - Pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat hanya sebesar 1,04 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penyaluran kredit pada Juli 2020 yang...

Nusantara

Teliti Tikus, Lacak Penyebaran Leptospirosis di Desa Tasikmadu

PURWOREJO - Seorang warga di Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dilaporkan telah terpapar penyakit Leptospirosis. Laporan itu ditindaklanjuti petugas Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan...

Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak boleh ada gelaran kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Jika ada pasangan...

News

Deklarasi KAMI Dibubarkan, Fadli Zon: Persekusi Terhadap Demokrasi

JAKARTA- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dihadiri oleh Gatot Nurmantyo di Surabaya, diwarnai dengan aksi demonstrasi. Massa menolak acara itu digelar karena sarat...

Tengku Zul Nyindir Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar dan Ustad Tengku Zulkarnai 'perang' komentar di twitter. Keduanya mengomentari deklarasi Koalis Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibubarkan...

Tengku Zulkarnain ke Denny Siregar: KAMI Itu HTI? Cekak Banget

JAKARTA- Ustaz Tengku Zulkarnain angkat bicara terkait batalnya acara deklarasi KAMI Jawa Timur di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9/2020). Menurutnya sebagai warga negara Indonesia,...

Perkada Terganjal, NPHD Tak Tuntas

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto merilis realisasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Dari data sebaran...

Makin Hari Makin Cemas Menunggu Vaksin

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 sudah memastikan gelombang pertama penyebaran Covid-19 dengan rata-rata pertambahan kasus mingguan 8,4 persen belum usai. Kondisi ini hampir setengah...

Telepon Dokter, Jokowi: Saya Bisa Bayangkan Betapa Beratnya Tugas Medis

JAKARTA- Sejenak berbincang dengan dr. Faisal Rizal Matondang, Sp.P, seorang dokter spesialis paru, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasakan betul perjuangan, dedikasi, dan kerja...

Catet! Pemerintah Tidak Melarang atau Mewajibkan Nonton Film G30S/PKI

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak melarang memutar film Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI). Masyarakat bisa menonton...