18, September, 2021

Anies Baswedan Kenang Sekda Saefullan, Sosok Saleh dan Pekerja Keras

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pribadi alhmarhum Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah sebelum meninggal dunia pada, Rabu (17/9). Anies mengatakan, Sekda merupakan pribadi yang saleh dan pekerja keras.

“Pribadi saleh, pekerja keras, dan pemurah itu telah pulang ke rahmatullah.” Ucap Anies Baswedan, di media sosialnya, dikutip Kamis (17/9).

Anies melanjutkan, almarhum sosokyang bekerja sepenuh hati. Suka bercanda, serius namum tidak menegangkan. Almaruhum pribadi yang mempunyai pengalaman yang selalu tenang dalam setiap situasi.

“Atas semua ide, rencana dan tugas yang dihadapkan, bila saya tanyakan dan diskusikan maka jawabnya selalu: bisa!” Ujar Anies Baswedan.

“Kita sering berkegiatan bersama hingga lepas tengah malam, lalu besok paginya sudah ada kegiatan. Pak Sekda bisa ikut hadir di kegiatan subuhan bersama-sama. Ini bukan sekadar soal stamina fisik, ini adalah juga soal semangat yang luar biasa besar.” Imbuh Anies.

Anies mengatakan, sepanjang bekerja bersama, ia belum pernah pamit pulang karena sakit. Namun pada Senin 7 September 2020, untuk pertama kalinya almarhum pamit pulang karena tidak enak badan. Di tengah-tengah Rapat Paripurna DPRD ia pulang.

Sekda kemudian dinyatakan positif Covid-19. Ia isolasi mandiri. Selama itu pula, tidak ada kesan kondisinya berat.

“Ia tidak pernah mengeluh. Dalam komunikasi, ia tidak pernah memberikan kesan kondisi menurun.” Papar Anies.

Tapi dari laporan pantauan tim Dinas Kesehatan, kondisinya menurun dan perlu penanganan intensif. “Saya terima update tiap hari. Bahkan saat akan dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto ia masih selalu bernada positif.” Katanya.

Pada hari Minggu dini hari, 3 malam yang lalu, Almarhum menulis pesan via WA pukul 1 dini hari kira-kira bunyinya, “Pak Gub malam ini saya pindah ke RSPAD.” Beliau tetap tidak mau menceritakan bahwa kondisinya menurun. “Benar-benar pribadi tangguh!” ucap Anies.

Aneis menilai, Sekda selalu ada dalam setiap perencanaan dan eksekusi semua urusan COVID-19 di Pemprov DKI. Menyiapkan semua jajaran, menggalang sumber daya, dan memastikan terlaksana sesuai rencana.

“Berbulan-bulan ini kita berkutat urusan Covid bersama-sama.” Katanya.

Allah, Sang Maha Pengatur, memanggilnya pulang. Allah telah cukupkan perannya di dunia ini. Husnul khatimah InsyaAllah.” Pungkas Anies.

Almarhum Saefullah, diputuskan untuk tidak dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 di Pondok Ranggon atau Tegal Alur.

Namun, dikebumikan di lokasi wakaf makam keluarga di Rorotan Jakarta Utara. Sebelum dikebumikan di peristirahatan terakhirnya, Saefullah terlebih dahulu diberikan penghormatan terakhir dalam upacara pelepasan jenazah almarhum di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saefullah telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Ia menjadi sekda DKI untuk empat gubernur, yakni Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan. (dal/fin).

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer