Beranda Metropolitan Anies Baswedan Kenang Sekda Saefullan, Sosok Saleh dan Pekerja Keras

Anies Baswedan Kenang Sekda Saefullan, Sosok Saleh dan Pekerja Keras

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pribadi alhmarhum Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah sebelum meninggal dunia pada, Rabu (17/9). Anies mengatakan, Sekda merupakan pribadi yang saleh dan pekerja keras.

“Pribadi saleh, pekerja keras, dan pemurah itu telah pulang ke rahmatullah.” Ucap Anies Baswedan, di media sosialnya, dikutip Kamis (17/9).

Anies melanjutkan, almarhum sosokyang bekerja sepenuh hati. Suka bercanda, serius namum tidak menegangkan. Almaruhum pribadi yang mempunyai pengalaman yang selalu tenang dalam setiap situasi.

“Atas semua ide, rencana dan tugas yang dihadapkan, bila saya tanyakan dan diskusikan maka jawabnya selalu: bisa!” Ujar Anies Baswedan.

“Kita sering berkegiatan bersama hingga lepas tengah malam, lalu besok paginya sudah ada kegiatan. Pak Sekda bisa ikut hadir di kegiatan subuhan bersama-sama. Ini bukan sekadar soal stamina fisik, ini adalah juga soal semangat yang luar biasa besar.” Imbuh Anies.

Anies mengatakan, sepanjang bekerja bersama, ia belum pernah pamit pulang karena sakit. Namun pada Senin 7 September 2020, untuk pertama kalinya almarhum pamit pulang karena tidak enak badan. Di tengah-tengah Rapat Paripurna DPRD ia pulang.

Sekda kemudian dinyatakan positif Covid-19. Ia isolasi mandiri. Selama itu pula, tidak ada kesan kondisinya berat.

“Ia tidak pernah mengeluh. Dalam komunikasi, ia tidak pernah memberikan kesan kondisi menurun.” Papar Anies.

Tapi dari laporan pantauan tim Dinas Kesehatan, kondisinya menurun dan perlu penanganan intensif. “Saya terima update tiap hari. Bahkan saat akan dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto ia masih selalu bernada positif.” Katanya.

Pada hari Minggu dini hari, 3 malam yang lalu, Almarhum menulis pesan via WA pukul 1 dini hari kira-kira bunyinya, “Pak Gub malam ini saya pindah ke RSPAD.” Beliau tetap tidak mau menceritakan bahwa kondisinya menurun. “Benar-benar pribadi tangguh!” ucap Anies.

Aneis menilai, Sekda selalu ada dalam setiap perencanaan dan eksekusi semua urusan COVID-19 di Pemprov DKI. Menyiapkan semua jajaran, menggalang sumber daya, dan memastikan terlaksana sesuai rencana.

“Berbulan-bulan ini kita berkutat urusan Covid bersama-sama.” Katanya.

Allah, Sang Maha Pengatur, memanggilnya pulang. Allah telah cukupkan perannya di dunia ini. Husnul khatimah InsyaAllah.” Pungkas Anies.

Almarhum Saefullah, diputuskan untuk tidak dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 di Pondok Ranggon atau Tegal Alur.

Namun, dikebumikan di lokasi wakaf makam keluarga di Rorotan Jakarta Utara. Sebelum dikebumikan di peristirahatan terakhirnya, Saefullah terlebih dahulu diberikan penghormatan terakhir dalam upacara pelepasan jenazah almarhum di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saefullah telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Ia menjadi sekda DKI untuk empat gubernur, yakni Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan. (dal/fin).

Kategori Terkait

Sekda DKI, Saefullah Meninggal Dunia Terpapar Covi-19

JAKARTA- Kabar duka datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (16/9). Kabar ini disampaikan oleh...

Anies Lanjutkan PSBB Jakarta Mulai Besok

JAKARTA- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meskipun mendapat pro-kontra. PSBB kali ini, akan berlaku selama dua pekan dimulai...

Ferdinand: Buzzer Balai Kota Sedang Membela Anies yang Salah Kebijakan

JAKARTA- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali melakukan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Hal ini akibat lajunya kurva penyebaran covid-19 semakin tak terkendali. Kebijakan ini menuai...

Denny Siregar dan Ferdinand Kompak Kritik Anies: Habis Peti Mati Terbit Rem Darurat

JAKARTA- Pegiat media sosial Denny Siregar dan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, kompak mengkritisi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Seperti diketahui, Gubernur Anies saat...

Lari Virtual, Alternatif Olahraga Saat Pandemi

SURABAYA - Pandemi belum berakhir, tapi masyarakat sudah banyak yang berolahraga di luar ruangan. Ironisnya, aktivitas itu entah sadar atau tidak tanpa disertai dengan...

Penyesuaian Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memutuskan untuk menunda penyesuaian tarif ruas Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) sepanjang 56,1 km dan ruas tol...

Berita Terbaru

Presiden Inter Milan: Messi Tidak Masuk Rencana Kami

JAKARTA - Lionel Messi kerap dikaitkan dengan transfer Inter Milan,  menyusul buruknya hubungan sang pemain dengan petinggi klub.  Akan tetapi menurut pemilik Inter Milan Steven...

Melahirkan, Foto Bayi Irish Bella-Ammar Zoni Bikin Penasaran

JAKARTA - Pasangan selebriti Ammar Zoni dan Irish Bella tengah berbahagia. Ya, Bella dan Ammar kini resmi menyandang status baru mereka sebagai orang tua. Telah...

Sayangi Pemilih, Kandidat Cukup Sapa Warga Via Telpon dan Manfaatkan Medsos

JAKARTA - Virus corona (Covid-19) terus menyerang. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berkali-kali meminta kepada calon kepala daerah yang ikut serta dalam Pemilihan...

Panduan Belajaran Masa Covid-19 bagi Orang Tua Diuji Publik

JAKARTA - Panduan Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Anak pada Masa Pandemi Covid-19 yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) telah memasuki tahap uji publik. Direktur GTK...

Ada Tiga Faktor Indeks Ketahanan Pangan Turun

JAKARTA - Daya beli yang masih rendah akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan diperkirakan akan berdampak pada penurunan indeks ketahanan pangan pada akhir 2020 nanti. Diketahui,...

Wow, Ini Penampakan Celana Dalam Dinar Candy yang Laku Seharga Rp50 Juta

JAKARTA - Dinar Candy membuat heboh publik, Ya, pasalnya wanita yang berprofesi sebagai DJ itu telah menjual celana dalamnya melalui media sosial. Melalui akun Instagram...

Angaran Besar, Tapi 4 Rumah Sakit di Pringsewu Hanya Miliki 2 Ventilator

JAKARTA - Kekurangan ventilator ternyata bukan hal baru. Ini terjadi sejak Maret lalu hingga hari ini. Cermin ketidaksiapan pemerintah pusat dan daerah sangat kentara....