Sugeng Tindak Mas Didi

fin.co.id - 06/05/2020, 01:15 WIB

Sugeng Tindak Mas Didi

JAKARTA - Kepergian pencipta dan pelantun lagu-lagu campursari Dionisius Prasetyo atau Didi Kempot mengagetkan sejumlah pihak. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo, Menhan Prabowo Subianto, maupun jajaran kabinet lainnya. Terlebih Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri yang dua hari belakangan selalu memutar tembang-tembang pria berjuluk ”The Godfather of Broken Heart itu.

Ya, khususnya bagi para pecinta tembang-tembang ”Ambyar” yang Didi Kempot dengan Bahasa Jawa yang khas jelas merasa kehilanggan. Ia sosok pemersatu, yang mampu memberikan spirit tanpa ada embel-embel politis.

Kepergian Didi Kempot juga membangkitkan kenangan tersendiri bagi Presiden Joko Widodo. Ia pu menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya maestro campursari Didi Kempot di Solo, Jawa Tengah pada Selasa sekitar pukul 07.30 WIB.

”Pagi ini saya dengar mas Didi Kempot telah berpulang. Innalillahi wa innaillaihi rajiun. Duka cita saya yang dalam kepada segenap keluarga besar Mas Didi Kempot, kepada para insan musik Indonesia, juga kepada seluruh Sobat Ambyar di mana pun berada," kata Presiden Jokowi dalam akun Instagram resminya.

BACA JUGA: Kontrol PSBB, Pemkot Tangerang Sidak Sektor Industri

Musisi Didi Kempot dengan nama asli Dionisius Prasetyo, meninggal dunia pada usia 53 tahun pukul 07.30 WIB di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5).

”Semoga almarhum mendapat tempat nan lapang di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan kesabaran," tambah Presiden.

Pihak RS Kasih Ibu, mengatakan Didi Kempot meninggal dunia diduga akibat serangan jantung. Setelah tiga dekade bermusik dan menulis ratusan lagu berbahasa Jawa, dua tahun belakangan karya Didi Kempot semakin digemari oleh anak-anak muda.

Sebelum pamit, Didi yang selalu dielu-elukan sebagai ”The Godfather of Broken Heart” ikut andil dalam konser amal dari rumah untuk membantu orang yang terkena dampak Covid-19 pada April 2020. Maret lalu, dia pun meramaikan konser #dirumahaja untuk menghibur orang-orang yang berdiam diri di rumah selama pandemi sekaligus menggalang donasi.

”Saya mengikuti konser amal dari rumah Mas Didi Kempot, Sabtu, 11 April lalu, yang digelar untuk mengumpulkan donasi bagi penanganan pandemi Covid-19. Lewat konser itu Mas Didi Kempot telah ikut membantu pemerintah daerah agar para warga tak mudik demi memutus rantai penularan virus ke kampung halaman,” terang Presiden.

BACA JUGA: Harga Gas Turun, Geliatkan Investasi Industri

Presiden Jokowi sendiri mengaku menyukai lagu-lagu milik Didi Kempot. Presiden Jokowi pernah terekam ikut menyanyikan bait demi bait salah satu lagu andalan penyanyi campur sari Didi Kempot berjudul "Sewu Kutho" pada 2 Agustus 2019. Sewu Kutho berkisah tentang seseorang yang berusaha melupakan seorang yang dicintainya.

Kejadian itu terjadi saat pagelaran wayang kulit di Istana Kepresidenan Jakarta yang juga dimeriahkan oleh sejumlah artis seperti Didi Kempot, Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Soimah, Den Baguse Ngarso, Kirun, Akbar, Edo Kondologit dan Endah Laras. Didi Kempot memang berencana menggelar konser akbar di Stadion Gelora Bung Karno pada 14 November 2020 namun Tuhan berkehendak lain.

Selain Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang merupakan salah satu penggemar tembang lagu Jawa Didi Kempot. Ia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian musisi tanah air itu pada Selasa pagi.

”Pak Prabowo salah satu penggemar tembang-tembang Mas Didi Kempot,” kata Juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Penunjukan Boy Rafli Dapat Dukungan

Dalam video yang dibagikan Dahnil kepada wartawan dan juga diunggahnya di akun Twitter miliknya, Selasa, Prabowo tengah menyanyikan Sewu Kuto di dalam mobil. Prabowo bernyanyi dengan membacakan lirik yang dipegangnya. Dahnil menyebut video itu direkam sekitar akhir 2018. ”Pak Prabowo penikmat musik apa saja, termasuk tembang Jawa lagu-lagu Didi Kempot," kata Dahnil.

Prabowo yakin, meski Didi Kempot telah meninggal, karyanya akan abadi dan terus dikenang penikmat musik di Indonesia. ”Pak Prabowo senang bersenandung di mobil selama perjalanan, ditemani lagu-lagu Didi Kempot. Beliau yakin karya-karya DK (Didi Kempot) akan dikenang sepanjang masa, husnul khotimah Mas Didi. Selamat Jalan,” ujar Dahnil.

Cerita yang berbeda disampaikan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam dua hari terakhir minta diputarkan lagu-lagu Didi Kempot, termasuk lagu pada saat acara konser amal pengumpulan dana sosial untuk penanganan Covid-19.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan hal itu melalui pernyataan tertulisnya. PDI Perjuangan menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya seniman rakyat Didi Kempot.

BACA JUGA: PSBB Jilid 2, Bansos Pemkot Belum Turun

”Begitu mendapat kabar yang mengejutkan ini, saya langsung melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan dukacita mendalam dan mendoakan almarhum semoga husnulkhatimah,” katanya.

Menurut Hasto, Megawati adalah salah satu sosok yang mengagumi seluruh daya kreasi campur sari Didi Kempot. ”Yang mengherankan, pada tanggal 21 April 2020, Ibu Mega meminta kepada saya untuk mengumpullan lagu-lagu Didi Kempot, dan secara khusus lagu-lagu yang dinyanyikan almarhum pada saat pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan, 10 Januari 2020,” katanya.

Admin
Penulis