News

Terkait Seminar di Bogor, Pasien Corona asal Jateng Meninggal Dunia

fin.co.id - 18/03/2020, 21:54 WIB

SEMARANG- Jumlah pasien positif virus corona di Jawa Tengah yang meninggal dunia bertambah satu orang. Jadi total korban meninggal di sana menjadi tiga orang.

Pertambahan ini disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (18/3) petang. Satu korban terakhir, sempat menjalani perawatan dan mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah.

"Sehingga, total pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di Jawa Tengah sampai Rabu (18/3) ini, menjadi tiga orang," kata Ganjar Pranowo.

Menurutnya, identitas pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 49 tahun. Dari hasil tracking yang dilakukan petugas, korban kemungkinan besar tertular COVID-19 usai ikut seminar di Kota Bogor.

”Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif COVID-19 yang menjadi kasus kematian pertama, beberapa waktu lalu. Keduanya juga dirawat di RSUD dr Moewardi," jelasnya.

Dia menyampaikan, di Jawa Tengah, ada empat pasien positif COVID-19 yang memiliki riwayat perjalanan ke Bogor untuk mengikuti seminar yang sama. Dari empat pasien tersebut, dua di antaranya telah dinyatakan meninggal dunia.

"Kami terus tracking di Bogor untuk mencari data seluruh peserta seminar dan sampai sekarang masih diusahakan oleh panitia. Saya juga menghubungi Gubernur Jawa Barat untuk menyikapi ini," kata Ganjar.

Dengan tambahan pasien yang meninggal ini, maka total pasien positif COVID-19 di Jawa Tengah yang meninggal berjumlah tiga orang.

Dua pasien di antaranya meninggal di RS dr Moewardi Surakarta dan satu pasien meninggal saat dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang.

Di Jawa Tengah sudah ada 1.005 Orang Dalam Pemantauan (ODP); ada 68 Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan 24 di antaranya telah pulang dalam kondisi sehat.

"Sedangkan untuk pasien yang positif COVID-19 sebanyak sembilan orang, enam di antaranya dirawat intensif dan tiga orang pasien telah meninggal dunia," terang Ganjar. (wsa/fin)

Admin
Penulis