News

Kontrak Pemain Elit Digantung, Semua Mulai Was-was

fin.co.id - 17/03/2020, 06:15 WIB

Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara

LONDON - Penangguhan liga elit Eropa baik domestik maupun antarklub akibat pandemik virus corona ternyata berbuntut panjang. Bukan saja potensi bakal diperpanjangnya penundaan, melainkan problem sejumlah kontrak pemain bintang yang akan habis musim panas ini.

Sebelumnya Dewan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dan sejumlah penyelenggara liga mengonfirmasi bakal terus mengevaluasi kapan penyelenggaraan bisa dimulai kembali. Ada kemungkinan penundaan bisa diperpanjang hingga akhir musim panas. Alhasil, kontrak yang seharusnya habis pada 30 Juni 2020 tak ayal membuat kontrak akan digantung.

Terlebih beberapa pemain inti di klub masing-masing. Sebut saja Zlatan Ibrahimovic (AC Milan), Oliver Giroud dan Willian (Chelsea), David Silva (Manchester City) hingga Jan Vertonghen (Tottenham Hotspur). (Selengkapnya lihat infografis)

Kehilangan King Ibra-julukan Ibrahimovic- sangat berefek pada daya dobrak AC Milan. Dalam 12 laga terakhir, eks striker Juventus, FC Barcelona, Inter Milan, Paris Saint-Germain dan Manchester itu mampu membuat Rosonerri, julukan AC Milan tak tersentuh kekalahan (5 menang, 2 imbang).

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ya, Rosonerri menjadi tim yang direpotkan karena pandemi Covid -19 itu. Pasalnya, selain Ibra ada empat pemain yang juga habis masa kontraknya awal musim panas mendatang.

Namun harapan Ibra tetap tampil di San Siro disampaikan Pandit Sky Sport Italia Manuele Baiocchini. Dirinya menyebut legenda asal Swedia tersebut seharusnya meneken kontrak lebih dari enam bulan, namun adalah Milan yang ingin melindungi diri mereka sendiri dengan menyisipkan klausul pilihan.

"Kini akan bergantung pada dua faktor utama. Ibrahimovic tetap bersama Rossoneri dan AC Milan tetap naik menjadi lebih kuat ketimbang saat ini. Tanpa kedua syarat tersebut, ia siap untuk angkat kaki dari San Siro," tulisnya.

Jendela transfer musim panas tinggal tiga bulan lagi. Dalam periode ini, sejumlah klub akan berjuang keras mempertahankan pemain yang akan habis masa kontraknya. Jika lalai dilakukan, maka klub akan merugi. Pasalnya, jika kontrak habis pemain akan berstatus free agent per 1 Juli 2020.

Status free agent akan membuat klub tertekan. Jika sudah begitu, para pemain akan pindah sesuka hatinya tanpa perlu memusingkan kondisi klubnya saat ini. Selain AC Milan, Chelsea menjadi klub Inggris yang paling was-was menghadapi penundaan ini.

Pasalnya salah satu bintang mereka, Willian, diketahu belum juga memperpanjang kontraknya yang akan berakhir akhir musim 2019-2020 ini.

Sejak diboyong ke Liga Inggris dari Anzhi Makhachkala pada tahun 2013 lalu, Willian adalah salah satu sosok tak tergantikan di skuat The Blues.

Kehilangan Willian dengan status free agent tentu membuat Chelsea merugi dua kali. Ya, Willian makin tak tergantikan setelah tampi sebanyak 329 kali, dirinya berhasil mencetak 59 gol dan 51 assist.

Willian dikabarkan telah disodori perpanjangan kontrak selama dua tahun oleh Chelsea. Akan tetapi, bintang asal Brasil tersebut menolak perpanjangan kontrak dan meminta penambahan satu tahun lagi. "Kepergian Willian akan membawa kekosongan di lini depan Chelsea, sayangnya belum ada upaya untuk membenahi ini," tulis Dailymail.

Dalam wawancaranya bersama ESPN, Willian mengungkapkan bahwa dirinya belum menemui kata sepakat atas kontraknya.

“Situasinya masih tetap sama. Chelsea menawari saya dua tahun dan saya meminta tiga tahun. Mereka sementara ini masih menolaknya,” ujar Willian, dikutip dari ESPN.

Admin
Penulis
-->