Alasan Mengapa Bekas Luka Menghitam

Alasan Mengapa Bekas Luka Menghitam

Luka, Image oleh saulhm from Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Manusia tidak akan terbebas dari yang namanya bekas luka, terlebih di masa kecil di mana kita begitu rapuh dan bebas.

Namun bukan berarti kita harus pasrah begitu saja, ketika tubuh ini terluka dan meninggalkan luka parut di bagian kulit yang terdampak itu.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk menghindari agar bekas luka itu tidak meninggalkan tanda, menghitam atau memerah dan membuatnya terlihat jelas dan mempengaruhi kepercayaan diri Anda di depan orang lain.

(BACA JUGA:Alasan Mengapa Anda 'Ketagihan' Korek Kuping)

Menurut dokter kulit Marina Peredo, M.D., kulit yang terluka tidak semestinya terekspos pada paparan sinar matahari yang merusak.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa paparan sinar UV dapat menyebabkan bekas luka terlihat menggelap, kata dokter Marina Peredo seperti dikutip dari Men's Health.

Menggelapnya bekas luka itu, jelas Paredo adalah akibat dari kombinasi antara peningkatan produksi kolagen dan inflamasi pada jaringan yang kulit yang sedang dalam proses penyembuhan, menyebabkan kulit disekitar luka menjadi terlihat meggelap.

Jika jika ingin bekas luka Anda terlihat samar dengan warna kulit yang Anda miliki, caranya sangatlah mudah.

Selain melembabkannya dengan moisturizer, menutupinya dengan pakaian atau topi, jika  luka di area wajah, dari paraparan sinar matahari juga sangat berperan penting dalam prosesnya.

Penyebab Luka Penderita Diabetes Lama Sembuhnya
Salah satu efek dari diabetes terhadap tubuh penderitanya, adalah lambannya proses penyembuhan ketika terjadi luka.

Alasan mengapa luka penderita diabetes sulit sembuh, adalah terkait dengan beberapa faktor. Berikut ini seperti dilansir Healthline:

1. Gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan inflamasi pada tubuh meningkat, menyebabkan luka sulit sembuh.

2. Masalah saraf juga salah satu penyebabnya. Penderita diabetes dengan kondisi ini kerap tidak menyadari adanya luka, menyebabkan terlambatnya penanganan.

3. Buruknya sirkulasi darah juga jadi salah satu penyebabnya. Aliran darah yang terbatas ke area kaki, membuat proses penyembuhan luka terdampak.

4. Mereka yang menderita diabetes juga mengalami defisiensi sistem imunitas, menyebabkan lambannya proses penyembuhan luka.

5. Ketika imunitas terganggu, maka tubuh akan sulit untuk melawan infeksi bakteri, selain juga karena gula darah yang tinggi. Ketika infeksi dibiarkan, dapat menyebabkan luka menjadi lebih serius dan menyebabkan komplikasi.

Sumber: