Pemilik Wajib Tahu 'Penyakit' Umum CR-V Turbo 2017

Pemilik Wajib Tahu 'Penyakit' Umum CR-V Turbo 2017

Ilustrasi - Honda CR-V 1.5 Turbo 2017-Istimewa-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Honda CR-V 1.5 Turbo keluaran tahun 2017 bisa dibilang jenis mobil Sport Utility Vehicle (SUV) favorite yang banyak dimiliki orang Indonesia. 

Performa yang oke dan tampilan yang gagah, menjadi daya tarik orang memiliki mobil ini. CR-V 1.5 Turbo keluaran ,2017 termasuk SUV yang nyaman dan fun to drive. 

(BACA JUGA:Hyundai Creta Jadi Compact SUV Paling Laris Bulan Maret 2022)

Dibekali dengan mesin 1.500 cc i-VTEC, Honda CR-V 1.5 Turbo memiliki tenaga 189 dk pada putaran 5.600 rpm dan memiliki torsi 240 Nm pada putaran 2.000 - 5.000 rpm. 

Meski memiliki keunggulan, namun beberapa penyakit sering dijumpai pada mobil ini. 

Komponen kelistrikan Honda sendiri diakui bagus, namun untuk CR-V 1.5 Turbo, beberapa komponen sering dikeluhkan. 

Mengutip akun Instagram @otosekenid, disebutkan Racksteer jadi komponen yang sering rusak dari mobil Honda CR-V 1.5 Turbo. 

(BACA JUGA:Dahsyat, Honda All New BR-V Pimpin Penjualan Low SUV Bulan Maret 2022)

"Biasanya ditandai bunyi gemeretak ketika lewat jalan yang tidak rata," demikian penjelasan dalam postingan video pada akun tersebut, dilihat Fin.co.id, Minggu 17 April 2022. 

Disebutkan dalam video tersebut, biaya perbaikan jika komponen Racksteer Honda CR-V 1.5 Turbo tahun 2017 sudah bermasalah, biaya perbaikannya lumayan mahal. 

"Kalau sudah kena, biaya dervisnya sekitar Rp1,8 jutaan," demikian tertulis dalam keterangan. 

Masalah motor Electric Power Steering (EPS) juga dikeluhkan pada produksi Honda CR-V 1.5 Turbo produksi tahun 2017 awal. 

(BACA JUGA:Pajero Sport Pimpin Angka Penjualan SUV Ladder Frame Bulan Maret 2022)

"(Indikasinya) setir terasa berat karena ujung motor EPS tak ada klep," tulis akun tersebut.

Sumber: