Rakata Banner Detail

Mahasiswi Ini Sakit Perut, Pergi ke RS, Pulang Bawa Bayi, Ternyata Gak Sadar Hamil

Mahasiswi Ini Sakit Perut, Pergi ke RS, Pulang Bawa Bayi, Ternyata Gak Sadar Hamil

Ilustrasi - Kaki Bayi--Suchart Sriwichai dari Pixabay

MISSOURI, FIN.CO.ID - Kejadiannya hampir setahun lalu, seorang mahasiswi 21 tahun mengeluhkan rasa sakit di area perutnya,

Ia lalu menceritakan soal rasa keram yang tak kunjung habis. Dibantu ibundanya, Cindy, Abby lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan.

Pulang dari rumah sakit, wanita bernama Abby Vollet membawa pulang kejutan, karena ia kembali bersama bayi perempuan yang ia lahirkan.

Khalani nama putrinya, kini berusia 11 bulan, lahir lewat operasi Cesar darurat. Abby sang ibu ternyata sudah mengadung selama 35 minggu, tanpa menyadarinya.

Hanya dalam waktu 20 menit, tim dokter yang menangani Abby, berhasil mengeluarkan Khalani mungil dari dalam perut sang ibu.

"Saya tidak menyadari kalau saya tengah hamil. Saya tidak menunjukan ciri-ciri ibu hamil, dan tidak mengalami kenaikan berat badan," kata Abby Vollet seperti dikutip FIN (5/3) dari The Sun.

Tidak hanya dirinya, tak satu pun orang yang ia kenal, menyadari akan kehamilannya, tambahnya.

Bukan yang Kali Pertama

Kasus serupa bukan yang kali pertama. Di tahun 2016 seorang wanita AS bernama Stephanie Jaegers, bersama suaminya juga dikejutkan dengan kelahiran yang tak diduga.

Juga mengeluh rasa sakit, selain di area perut, Stephanie juga mengalami rasa sakit pada punggung dan di saat urinasi.

Ia pikir bahwa kondisi itu ada hubungannya dengan batu ginjal, dan memutuskan untuk memeriksakan kondisinya ke rumah sakit.

Sesampainya di sana dan melewati proses ultrasound (atas saran dokter yang menanganinya), diketahui wanita berusia 37 tahun (kala itu) tengah mengandung 38 minggu, dengan kondisi ketuban yang pecah.

Bayi bernama Shaun Jaegers pun lahir 6 jam setelah keduanya tiba di rumah sakit, tepatnya Rabu 19 Oktober 2016.

Menurut dokter kandungan Bryan Jick, cryptic pregnancy atau kehamilan samar, terjadi akibat ketidakseimbangan hormonal yang menghalangi sang ibu menyadari kondisi kehamilannya.

Bercak atau pendarahan kecil yang muncul selama masa kehamilan, juga kerap dikira sebagai proses dari siklus bulanan wanita.

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Makruf

Tentang Penulis

Sumber: