Heboh, ASN Diwajibkan Beli Tiket MotoGP Mandalika, Ini Alasannya

Tiket MotoGP Mandalika masih sepi pembeli-ist-net

MATARAM, FIN.CO.ID - Heboh kebijakan yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) membeli tiket MotoGP Mandalika.

Kebijakan tersebut disampaikan Sekda Pemprov NTB, H Lalu Gita Ariadi.

.

Dia mengatakan untuk mendorong penjualan tiket MotoGP, Pemprov memiliki kebijakan mewajibkan ASN menonton dengan diskon tiket 10 persen.

Namun hal tersebut langsung dibantah Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.

"Hari-hari ini heboh tentang ASN yang diwajibkan nonton MotoGP dengan diskon 10 persen. Mungkin Pak Sekda saya terlalu bersemangat agar MotoGP ini meriah dan sukses sehingga menyampaikan berita ini ke publik," ujarnya, Kamis, 3 Maret 2022.

Menurutnya kebijakan tersebut belum final, hanya sebagai ide untuk penjualan tiket.

"Kebijakan ini belum final," tegasnya.

Dia menegaskan tidak ada kewajiban ASN membeli tiket MotoGP. Tapi usaha Pemprov NTB ASN dapat diberi diskon 10 persen jika ingin menonton MotoGP.

...

Bukan hanya ASN, Gubernur NTB juga tengah berupaya negosiasi ITDC maupun MGPA agar masyarakat NTB juga diberi diskon tiket MotoGP.

"Kami sedang dalam proses negosiasi bukan hanya untuk ASN tetapi untuk seluruh masyarakat NTB agar memperoleh diskon yang jauh lebih besar dari 10 persen sehingga banyak yang bisa menonton dan tidak memberatkan," katanya.

Tiket gelaran MotoGP Mandalika masih sepi pembeli. 

Berdasarkan data penjualan hingga Rabu, 2 Maret 2022, jumlah tiket yang terjual sebanyak 22.300 lembar. 

Sedangkan kapasitas penonton yang telah ditentukan sebanyak 60 ribu orang. 

Sementara ajang balapan motor paling bergengsi di dunia itu akan berlangsung dua pekan lagi. 

Topik:
Sumber :

BERITA TERKAIT