Pakar Imunologi Asal Amerika Sebut Anak Berusia di Bawah 4 Tahun Akan Mendapat Tiga Kali Vaksin Covid-19

Pakar Imunologi Asal Amerika Sebut Anak Berusia di Bawah 4 Tahun Akan Mendapat Tiga Kali Vaksin Covid-19

Dr Fauci Sebut Anak Dibawah 4 Tahun Akan Mendapat 3 Kali Suntikkan Vaksin-White House-YouTube

JAKARTA, FIN.CO.ID – Dokter dan pakar imunologi asal Amerika Serikat, Anthony S. Fauci menyebut bahwa anak-anak di bawah 4 tahun kemungkinan akan menjadi tiga dosis ketika sudah disetujui.

Pihak Amerika juga berjanji untuk membuat jutaan pil anti-virus Pfizer yang sulit ditemukan tersedia dalam beberapa bulan mendatang.

Dua uji klinis vaksin Pfizer pada anak usia 6 bulan hingga 2 tahun, dan usia 2 hingga 4 sedang berlangsung. Namun, kelompok yang lebih tua belum memenuhi standar.

“Dosis dan regimen untuk anak 6 bulan sampai 24 bulan bekerja dengan baik, tapi ternyata kelompok lain dari 24 bulan sampai 4 tahun belum mencapai tingkat non-inferioritas, jadi penelitian dilanjutkan,” kata Fauci, dikutip dari laman NYPost.

(BACA JUGA:Langgar Prokes, Polisi Segel Duck Down Bar Senopati: Tempat Kamu Saya Police Line! )

“Sepertinya ini akan menjadi rejimen tiga dosis. Saya tidak berpikir kita dapat memprediksi kapan kita akan melihatnya [disetujui],” katanya.

“Kita harus bersabar. Itulah mengapa sistem bekerja. FDA sangat teliti dalam kemampuan mereka dan dalam upaya mereka untuk memastikan bahwa, sebelum sesuatu disetujui untuk segala usia, dan terutama dengan anak-anak ... bahwa mereka akan aman, dan bahwa mereka akan efektif,” tambahnya.

Sementara itu, pejabat salah seorang Gedung Putih juga berjanji akan merilis jutaan pil antivirus Pfizer lagi pada Juni 2022 mendatang.

Terlebih tersebar adanya laporan bahwa obat itu sulit ditemukan dalam beberapa pekan terakhir.

(BACA JUGA:Bentrokan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia, Mahfud Pastikan Aman dan Bukan Sara )

“Kami telah membeli 20 juta program pengobatan pil Pfizer dan kami mempercepat pengiriman 10 juta pertama dari September hingga akhir Juni,” kata koordinator respons virus corona Gedung Putih Jeff Zients.

“Kami memiliki ratusan ribu pil di kuartal pertama 2022 per bulan, dan itu bergerak ke jutaan untuk menyelesaikan paruh pertama dari 20 juta pada akhir Juni.” sambungnya.

Sumber: