Viral di Medsos, Perawat RSUD Sri Ratu Medan Remehkan Warga yang Mau Berobat, Pake Nanya Siapa yang Mau Bayar?

Viral di Medsos, Perawat RSUD Sri Ratu Medan Remehkan Warga yang Mau Berobat, Pake Nanya Siapa yang Mau Bayar?

Perawat RSU Sri Ratu Medan Remehkan Pasien--viral

FIN.CO.ID- Perawat Rumah Sakit Sri Ratu (RSUD) Medan diduga meremehkan pasien yang hendak mendaftarkan diri untuk berobat. Peristiwa ini diungkapkan oleh akun instagram @alehhh22 atau Rahmat Hidayat.

Lewat sebuah vieo yang diunggah Rahmat, dirinya sedang mengantar tamennya yang bernama Rames untuk berobat di RSUD tersebut.

Namun ketika masuk dan hendak mendaftar untuk berobat, mereka disambut oleh seorang perawat yang bernama Melvi dengan pertanyaan yang dinilai menyinggung dan meremehkan pasien. 

"Siapa yang bayar" begitu pertanyaan perawat tersebut. Tak hanya itu, perawat tersebut juga mengakui bahwa dokter tidak ada di tempat. 

BACA JUGA:

Merasa tersinggung dengan pertanyaan itu, Rahmat dan rekannya itu terpaksa keluar dan tak jadi berobat di rumah sakit tersebut. 

Video Rahmat itu viral di media social dan menuai tanggapan keras dari netizen. 

Klarifikasi Rumah Sakit:

Pihak RSUD Sri Ratu Medan akhirnya klarifikasi soal viralnya video itu. Dijelaskan bahwa kejadian tu terjadi pada 9 Mei 2024 lalu sekitar pukul 17.00 WIB. 

"Kejadian bermula saat lima orang datang ke RSU Sri Ratu Medan dengan sengaja merekam situasi, membawa seorang pasien bernama Rames yang dikenal sering tidur di halaman depan rumah sakit," tulis RSUD Sri Ratu Medan melalui akun media sosialnyanya @adm.rssriratumedan.

Pihak Rumah Sakit menjelaskan, kalimat yang menanyakan kepada pasien bahwa siapa yang bayar biaya berobat merupakan pertanyaan yang mengacu pada Standar Operasional Prosedur atau SOP pendaftaran rumah sakit yaitu memastikan siapa yang bertanggung jawab atas pasien.

"Melvi menyatakan penyesalannya atas kegaduhan yang terjadi dalam video yang diunggah di akun Instagram RSU Sri Ratu pada 15 Mei 2024. Ia menegaskan bahwa ia selalu berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan tanpa membeda-bedakan," katanya. 

Pihak Rumah Sakit juga mengatakan, dukungan terjadap Rahmat yang juga merupakan konten creator untuk berkolaborasi dalam memberikan pengobatan bagi Rames.

BACA JUGA:

"Pihak RSU Sri Ratu Medan telah membentuk tim investigasi internal untuk menelusuri setiap keluhan yang ada dan mencari solusi secepat mungkin terkait SOP mereka, khususnya dalam manajemen antrian dan pelayanan pasien. Selain itu, rumah sakit akan mengadakan pelatihan ulang bagi staf untuk memastikan pemahaman mereka tentang pentingnya kasih sayang dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan," katanya.

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Afdal Namakule

Tentang Penulis

Sumber: