FIN.CO.ID - Mungkin kamu pernah dengar anggapan bahwa penyakit jantung hanya menyerang orang tua.
Padahal, faktanya risiko penyakit jantung bisa dimulai sejak usia muda.
Kapan Risiko Penyakit Jantung Mulai Muncul?
Meskipun penyakit jantung lebih sering didiagnosis pada usia lanjut, gaya hidup yang tidak sehat pada usia muda dapat meningkatkan risiko di kemudian hari.
Ini seperti efek domino, kebiasaan buruk yang dilakukan terus menerus bisa berdampak pada pembuluh darah dan jantungmu di masa depan.
- BACA JUGA: Efek Males Minum Obat Pengencer Darah bagi Penderita Penyakit Jantung: Bahaya Mengintai!
- BACA JUGA:7 Penyebab Nyeri Dada saat Bangun Tidur, dari yang Ringan hingga Penyakit Jantung
Faktor-faktor yang Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Penyebab Penyakit Jantung, Image: Mohamed_hassan / Pixabay--
Pola makan tidak sehat: Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan natrium dapat meningkatkan penumpukan plak di arteri, sehingga mempersempit aliran darah ke jantung.
- Kurang olahraga: Gaya hidup sedenter alias jarang bergerak membuat jantung dan pembuluh darah kurang efisien dalam bekerja.
- Berat badan berlebih: Obesitas dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat, yang keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.
- Merokok: Kebiasaan merokok merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko pembekuan darah.
- Riwayat keluarga: Memiliki orang tua atau saudara dekat dengan penyakit jantung membuatmu lebih berisiko mengalaminya.
Cegah sejak Dini
Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati.
Dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang, olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan menghindari rokok, kamu bisa menurunkan risiko penyakit jantung secara signifikan.
Kesimpulan
Risiko Penyakit Jantung Dimulai sejak Usia Muda, Ilustrasi: OpenAI Copilot--
Penyakit jantung tidak hanya menyerang orang tua, namun risikonya bisa dimulai sejak usia muda.
Gaya hidup yang tidak sehat pada usia muda dapat meningkatkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung antara lain pola makan tidak sehat, kurang olahraga, berat badan berlebih, merokok, dan riwayat keluarga.
Mencegah penyakit jantung lebih baik daripada mengobatinya.
Dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang, olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan menghindari rokok, kamu bisa menurunkan risiko penyakit jantung secara signifikan.