Kisah Pilu Salsabila, Korban Kecelakaan Nagreg yang Dibuang ke Sungai

Kisah Pilu Salsabila, Korban Kecelakaan Nagreg yang Dibuang ke Sungai

NAGREG – Salsabila gadis berusia 14 tahun yang kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, kini telah dimakamkan. Kendati demikian, kisah pilu gadis tersebut tetap menjadi perhatian. Pasca kecelakaan dan tidak sadarkan diri, dia dibuang ke Sungai Serayu bersama keksaihnya. Mereka ditemukan di dua tempat berbeda yang masih aliran sungai tersebut yakni, Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas. Salsabila merupakan siswi di MTS Fatih Nagreg, Kabupaten Bandung. Wali Kelas Salsabila, Chika mengaku, secara pribadi dirinya tidak mengenal sosok Salsa –sapaan akrabnya- secara mendalam. Gadis tersebut dikenal sebagai pribadi sederhana. Bahkan tak punya smartphone dan itulah yang jadi alasan dia berhenti sekolah saat menerapkan pembelajaran jarak jauh. Bahkan, anak didiknya itu tidak mengikuti pembelajaran jarak jauh selama satu semester, karena tidak adanya perangkat. “Memang anaknya jarang masuk. Makanya waktu ada kejadian ini, saya juga coba ingat-ingat yang mana anaknya,” kata Chika. Bahkan karena tidak masuk selama satu semester itu, Chika sampai mendatangi rumah Salsa. Dia ditugaskan untuk mencari alasan, mengapa siswanya itu sampai bolos sekian lama. Ternyata, berdasarkan keterangan orang tua, Salsa menjadi malas sekolah terutama PJJ, karena tidak memiliki Hp. Chika pun mengaku kaget mendengar kejadian kecelakaan yang menimpa Salsabila di Nagreg. Pasalnya, kejadian itu begitu memilukan. Nampak sepasang kekasih itu dalam kondisi tidak sadarkan diri digotong orang tidak dikenal. Mereka dimasukan ke dalam mobil dalam kejadian pada 8, Desember 2021 itu. Setelah kecelakaan itu, mereka dinyatakan hilang selama kurang lebih satu minggu. Para pelaku yang menabrak, bukannya membawa ke rumah sakit atau klinik untuk melakukan pertolongan pertama, namun membuang keduanya ke sungai. Jenazah Salsabila dan kekasihnya Handi (18) telah diserahkan kepada keluarga pada Minggu (19/12). Salsabila dimakamkan di Nagreg. Sementara Handi dimakamkan di Kabupaten Garut. (yud/win/jabarekspres)

Sumber: