Melibatkan Kontak Fisik Tinggi, Kenali Cedera yang Kerap Dialami Saat Bermain Sepak Bola

Melibatkan Kontak Fisik Tinggi, Kenali Cedera yang Kerap Dialami Saat Bermain Sepak Bola

Sepak Bola--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang rawan menimbulkan cedera karena melibatkan kontak fisik yang tinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di Sport Medicine, Injury and Recovery Center RS Pondok Indah – Bintaro Jaya dr. Grace Joselini Corlesa, Sp.KO.

BACA JUGA:Waspada Lur! Begini Gejala Covid BF.7 di Indonesia

BACA JUGA:Heboh Video Viral 4 Bersaudara Remas Payudara, Ternyata Ada 5 Efek Samping Bila Dilakukan Berlebihan

"Kontak fisik yang keras dapat terjadi hampir setiap saat, ketika pemain menggiring bola, merebut bola dengan kaki atau beradu kepala di udara, sampai ketika menendang bola ke gawang," katanya, Rabu, 4 Desember 2023, dikutip Antara.

Grace mengatakan, pesepakbola dapat mengalami cedera ringan, seperti memar atau lecet, cedera pada ligamen, otot, tendon, sendi, tulang, hingga cedera kepala.

Selain kontak fisik antar pemain, cedera pada pesepakbola dapat terjadi karena gerakan pemain yang terlalu cepat, mendarat setelah melompat dengan posisi yang salah, atau gerakan menendang bola yang kurang tepat.

Selain itu, latihan berlebihan dan kurang istirahat, kondisi lapangan kurang memadai, hingga kurang pemanasan dan pendinginan juga dapat menjadi faktor penyebab cedera.

BACA JUGA:Menkes: Aplikasi PeduliLindungi Transformasi ke Platform Satu Sehat, Ini Fungsinya

Di antara sejumlah cedera yang kerap dialami pesepakbola, cedera ligamen salah satunya. Ini merupakan cedera anterior cruciate ligaments (ACL), yakni ligamen penahan persendian lutut. Cedera ACL disebabkan ketika pemain bergerak terlalu cepat, atau gerakan memutar lutut yang tiba-tiba.

Masa penyembuhan cedera ACL yang memakan waktu lama antara 6 bulan hingga 3 tahun, menjadi alasan mengapa cedera ini adalah momok para pesepakbola dan pegiat olahraga.

Selain ACL, ada pula ankle sprain. Cedera keseleo pada pergelangan kaki ini terjadi akibat ligamen teregang atau robek karena kaki tertekuk ke dalam atau ke luar saat menumpu atau kaki terpelintir.

Cedera lainnya yakni strain yang merupakan robek atau meregangnya otot. Otot yang kerap mengalami cedera strain ini adalah otot hamstring yang membentang dari bagian bawah bokong hingga bagian belakang lutut. Gerakan berlari, mengejar bola, dan berhenti yang terus menerus dalam sepak bola dapat menyebabkan cedera pada otot ini.

BACA JUGA:Warning! Omicron Varian BF.7 yang Bikin Lonjakan Covid-19 di China Sudah Masuk Indonesia di 3 Provinsi Ini

Sumber: