Manfaat Memaafkan Kesalahan Orang lain, Ini Kata dr. Zaidul Akbar

Manfaat Memaafkan Kesalahan Orang lain, Ini Kata dr. Zaidul Akbar

Manfaat Memaafkan Kesalahan Orang Lain, Image oleh StockSnap dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Manfaat memaafkan kesalahan orang lain, itu yang ada tanya saat ini.

Well perlu diketahui, memaafkan kesalahan orang lain itu kebaikannya untuk diri sendiri.

Demikian menurut penggagas Jurus Sehat Rasulullah dr. Zaidul Akbar.

BACA JUGA:Manfaat Tidur dalam Menyelesaikan Masalah Hidup, Ini Kata dr. Zaidul Akbar

Jadi manfaat memaafkan orang lain itu kebaikannya untuk diri sendiri?

Well, sebagian berpendapat bahwa penyakit atau kondisi kesehatan yang dialami manusia, disebabkan oleh hati mereka yang dengki atau benci.

Jadi kondisi ini hubungannya dengan penyakit yang melibatkan hati manusia.

“(Mengapa kita memaafkan orang lain) karena memaafkan itu bukan untuk orang lain kebaikannya, tapi untuk diri sendiri,” kata dr. Zaidul Akbar dalam sebuah postingannya di Instagram miliknya.

BACA JUGA:Buah Anggur Disebut 14 Kali dalam Alquran, ini Manfaatnya Menurut dr. Zaidul Akbar

Akan tetapi lanjut dia, untuk merasakan manfaat memaafkan kesalahan orang lain, ada kriterianya dan bukan sekedar mengucap.

“Memaafkan itu bukan di lisan sebatas memaafkan, tapi sampe ke mendoakan, Itulah maaf yang ikhlas yang menyehatkan hati dan raga,” sambungnya.

Jadi untuk merasakan manfaat memaafkan kesalahan orang lain, maka ikutilah anjuran yang tertulis pada kitab sucimu. “Begitulah Alquran mengajarkan kepada kita”.

Ia juga menambahkan, menyimpan dendam hanya akan memberikan masalah kesehatan bagi mereka yang memendamnya.

“Jika mau terus sakit ya peliharalah terus rasa tak nyaman dalam hati. Atau kalo mau sembuh ya maafkan saja karena yang nanti akan merasakan manfaat maaf itu adalah yang memaafkan,” sarannya.

Jadi intinya, jika Anda punya penyakit yang tak kunjung sembuh cobalah untuk memaafkan, karena mungkin masalah kesehatan Anda disebabkan oleh hati Anda sendiri

“Ingin sembuh dari penyakit, maka seseorang harus berusaha terlebih dahulu, tentunya dengan cara berobat”.

Namun ada kalanya ketika seseorang sudah lama menjalani pengobatan, tapi penyakitnya tidak kunjung sembuh.

Pertanyaannya, mengapa ada yang sudah capek-capek berobat tapi tidak mendapatkan kesembuhan?

Jawabnya menurut dr. Zaidul Akbar, hal ini mungkin ada kaitannya dengan hati orang.

“Masalahnya disitu, ga ikhlas dengan sakit dan ga sabar dengan sakit dan pengobatan yang dilakukan,” kata dr. Zaidul Akbar seperti dikutip FIN dari Instagram resmi miliknya.

“Toh pada akhirnya mau teori dan pengobatan apapun, yang memutuskan sembuh adalah Allah kan?,” sambung dia.

Menurut pakar gaya hidup sehat ala Islam itu, ketika seseorang sakit, maka ada makna di balik dari sakit yang mereka alami tersebut.

“Tapi yang Allah inginkan dari sebuah proses pemyembuhan sakit apa? Ya membenahi dan memperbaiki hati, dengan sabar, ikhlas,” ujarnya.

dr. Zaidul Akbar menambahkam semoga dengan iklas dan sabarnya orang, maka penyakit itu bisa disembuhkan lewat medikasi.

“Lepaskan, ikhlaskan dan bersabar, dan minta Allah agar mengisi kekosongan hati sehingga nanti pengobatan optimal, dan ketika sudah ikhlas dan sabar ya justru lebih cepat penyembuhannya,” tutup dr. Zaidul Akbar.

Demikian manfaat memaafkan kesalahan orang lain untuk kebaikan Anda sendiri.

Sumber: