UI Pilih Duta Kampus SDGs, Finalis Sebut Pemanfaatan Mineral Indonesia Belum Maksimal

UI Pilih Duta Kampus SDGs, Finalis Sebut Pemanfaatan Mineral Indonesia Belum Maksimal

Finalis Duta Kampus SDGs Universitas Indonesia, Salma Ranggita Cahyariyani (IST)--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- SDGs HUB Universitas Indonesia (UI) sebagai salah satu dari 31 SDGs Center yang tersebar di seluruh Indonesia, sukses melaksanakan pemilihan Duta Kampus SDGs. 

Pemilihan ini merupakan rangkaian dari penyelenggaraan SDGs Annual Conference 2022 oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas pada 1-2 Desember 2022 di Hotel Sultan, Jakarta. 

BACA JUGA:Pengurus Ikatan Alumni Esa Unggul (IAEU) Periode 2022 -2026 Resmi Dilantik

BACA JUGA:Fenomena NOVID, Ini Penjelasan Ahli Mikrobiologi Universitas Esa Unggul

Pemilihan Duta Kampus SDGs ditujukan untuk mengapresiasi inisiatif dan meningkatkan keterlibatan dan peran serta kalangan akademisi dan kaum muda di lingkungan kampus.

Sebagai mitra Bappenas untuk mewujudkan komitmen Indonesia dan global dalam mencapai 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, SDGs HUB UI pun turut melaksanakan pemilihan Duta Kampus SDGs di kalangan Kampus Universitas Indonesia pada tanggal 23 September - 9 Oktober 2022. 

Seleksi pemilihan Duta Kampus SDGs Universitas Indonesia, diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi dari berbagai jurusan dan fakultas. 

Dari 5 finalis, terpilih dua duta utama yaitu Salma Ranggita Cahyariyani dan Muhammad Caessar dari Program Studi Teknik Metalurgi dan Material, dan Duta Runner-Up Lintang Shafa Mazaya dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara.

BACA JUGA:Universitas Esa Unggul Mengadakan Webinar Dengan Tema Peran Humas Membangun Reputasi Rumah Sakit

BACA JUGA:Dosen Esa Unggul Raih Penghargaan Woman Global Initiator 2022

Dalam keterangan tertulis, Program Manager SDGs HUB UI, Radhe Ayu berharap bahwa ketiga Duta Kampus SDGs UI dapat menjadi role model bagi para pemuda melalui program-program SDGs yang dapat memberikan solusi untuk Indonesia dan dunia yang lebih berkelanjutan. 

Ketiga duta tersebut kedepannya akan bersinergi bersama untuk membantu Universitas Indonesia dalam mengimplementasikan SDGs di lingkungan kampus, tingkat lokal (daerah), nasional, dan Internasional.

Finalis Salma Ranggita menyatakan data terbaru yang dilansir oleh The Economic and Social Commision for Asia and the Pasific (ESKAP) menunjukan bahwa Asia Tenggara (Southeast Asia) di tahun 2022 memang mengalami tren regresi atau penurunan, dari sdgs poin 6, 12,13,14. 

Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan karena banyak potensi kekayaan alam Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Sumber: