PD Muhammadiyah Komentari Gangster Surabaya, Harus Disikapi Serius agar Tidak Meluas

PD Muhammadiyah Komentari Gangster Surabaya, Harus Disikapi Serius agar Tidak Meluas

Ilustrasi gangster (Yusup Supriatna - PMJ news)--

SURABAYA, FIN.CO.ID - Maraknya gangster di Kota Surabaya Jawa Timur, akhir-akhir ini harus disikapi secara serius. 

Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Surabaya ikut angkat suara soal maraknya gangster Surabaya yang meresahkan masyarakat.  

"Maraknya gangster di Kota Pahlawan (Surabaya) harus disikapi dengan serius agar tidak meluas," kata Sekretaris PD Muhammadiyah Surabaya M Arif An di Surabaya, Minggu 4 Desember 2022.

BACA JUGA:Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Guguran Sejauh Tujuh Kilometer

Untuk itu, lanjut dia, PD Muhammadiyah Surabaya memberikan saran yakni upaya persuasif dalam menangani gangster Surabaya.

Selain itu, lanjut dia, peran RT dan RW harus dimaksimalkan dalam upaya pembinaan sejak dini di kampung-kampung. 

Begitu juga lebih mendekat ke anak muda dengan tidak memandang dari mana anak muda itu berasal dan tingkat pendidikan.

Menurut dia, Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Surabaya seharusnya menangkap persoalan gangster ini dengan pendekatan program kepemudaan dan keolahragaan yang menyentuh kepada mereka yang masih muda.

BACA JUGA:Ini Penyebab Harga BBM Swasta Lebih Mahal Dibanding Pertamina di Awal Desember 2022

"Beri kegiatan yang inovatif agar mereka bisa terlibat. Jangan terlalu ketat birokrasi atau administrasinya yang itu membuat mereka tidak bisa terlibat dalam program yang diadakan," ujar dia.

Arif An mengharapkan ormas kepemudaan dalam hal ini KNPI, Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, dan lainnya harus menjadi katalisator dan dinamisator.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan untuk melawan para gangster yang telah meresahkan warga Kota Surabaya, Jawa Timur, akhir-akhir ini.

"Ayo bangun semuanya, saya tidak rela kota ini diinjak-injak oleh orang yang tidak menciptakan rasa nyaman di Kota Surabaya," kata Eri Cahyadi saat memimpin langsung apel operasi skala besar bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), TNI/Polri serta lintas Organisasi Masyarakat (Ormas), di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (3/12) malam.

BACA JUGA:Tiga Pelajar di Tangerang Terkapar Berlumuran Darah, Diduga Dibacok Gangster

Sumber: