Teknik Pijat Bayi Bisa Atasi Batuk Pilek hingga Konstipasi

Teknik Pijat Bayi Bisa Atasi Batuk Pilek hingga Konstipasi

Teknik Pijat Bayi, Ilustrasi oleh Iuliia Bondarenko dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Teknik pijat bayi adalah yang coba dibagikan founder VY Mom & Baby Care Massage Expert Evi Putri Damayanti.

Menurut Evi, teknik pijat bayi digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan bayi itu sudah ada sejak dulu.

“Dari dulu tuh sudah ada (pijat bayi)," Evi Putri Damayanti dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:Penyebab Mata Bayi Belekan, Begini Cara Mengatasinya

"Bahkan kalau anak rewel biasanya orangtua langsung bilang ‘pijat saja anaknya’ atau bahasanya biasanya urut," sambungnya.

Namun sekarang ini, dengan perkembangan jaman dan banyaknya penelitian, para ahli bisa mengatasi masalah kesehatan dengan teknik pijat bayi.

"Tapi seiring berkembangnya zaman dan adanya penelitian, kita lebih fokus. Misalnya anak batuk atau pilek, kita tahu teknik atau titik mana yang bisa dipijat,” jelasnya.

Lebih jauh, Evi menjelaskan salah satu teknik pijat bayi yang mengalami konstipasi adalah dengan pijatan berbentuk love pada perut anak.

BACA JUGA:Cara menenangkan Bayi yang sedang Menangis, Tips untuk Anda yang Baru Punya Momongan

Selain itu, orangtua juga dapat melakukan teknik pijat bayi di area pelipis mata untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

“Pijat berbentuk love atau I love you itu biasanya di perut. Itu untuk mengatasi konstipasi atau pupnya keras. Kalau bayi yang pilek, biasanya kita massage di bagian wajah,” ujar Evi pula.

“Kalau pilek biasanya lendir kan bertumpuk. Jadi kita bisa pencet lembut bagian pelipis atau di bawah mata yang sejajar dengan hidung".

"Pencet sekitar satu sampai dua menit. Setelah itu gerakkan dari bagian atas samping mata ke bawah. Itu bisa membantu menurunkan lendir yang tertumpuk di dalam hidung,” katanya pula.

Kemudian, jika anak mengalami batuk berdahak, orangtua juga dapat membantu mengeluarkan dahak tersebut dengan teknik pijat bayi tertentu.

Misalnya dengan teknik pijat bayi berbentuk love pada dada atau usap ke kanan dan ke kiri.

"Anak kecil kan belum bisa mengeluarkan sendiri ya dahaknya ketika batuk. Tapi dengan teknik pemijatan di area dada,” ujarnya pula.

“Ketika dahaknya sudah encer, biasanya itu akan keluar dari muntahan atau bisa juga keluar melalui pupnya. Jadi yang kita pijat bagian dada bisa dengan teknik I love you atau usap kanan kiri ke arah pundak,” kata Evi lagi.

Teknik pijat bayi ini dapat dilakukan dengan essential oil untuk bayi. Selain dapat membuat nyaman, aroma essential oil pun baik untuk dihirup oleh bayi.

Tak hanya itu, Evi juga mengingatkan agar orangtua juga memperhatikan kenyamanan anak ketika melakukan pijatan ini.

Apabila anak menangis, sebaiknya pijatan pun jangan dilakukan. Selain itu apabila anak demam, sebaiknya orangtua pun tidak melakukan massage pada anak.

“Ketika pijat juga posisikan bayi senyaman mungkin. Mungkin bisa kasih alas yang empuk biar nyaman. Tapi kalau anaknya lagi rewel, sebaiknya jangan lakukan massage. Pasti akan tambah nangis. Jadi tunggu dulu sampai reda,” kata Evi.

"Kalau ketika dimassage dia nangis kita evaluasi dulu. Apakah tekanannya yang terlalu kencang, atau dia lapar, atau nggak nyaman. Kalau lapar mungkin bisa disusuin dulu".

"setelah itu tunggu sampai satu jam sampai makanannya tercerna,” tutupnya.

Demikian teknik pijat bayi untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan pada bayi.

Sumber: