Laporan Pembukuan PT Jakpro Diragukan, Pengamat Sebut Masih Rugi Rp 14 Milyar

Laporan Pembukuan PT Jakpro Diragukan, Pengamat Sebut Masih Rugi Rp 14 Milyar

Balap mobil listrik Formula E Jakarta diselenggarakan pada Sabtu (4/6/2022) di Ancol, Jakarta Utara-dok-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Kondisi keuangan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam sorotan masyarakat.

Bahkan, DPRD DKI Jakarta masih mempertanyakan laporan keuangan PT Jakarta Propertindo.

Laporan keuangan dimaksud di antaranya terkait penyelenggaraan balapan Formula E.

BACA JUGA:Mau Main Sigma Battle Royale? Bisa Download di MOB Game Ikuti Caranya

Namun, banyak kegiatan lain yang dijalankan PT Jakpro yang harus dilaporkan.

Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah mengatakan, PT Jakpro melaporkan dalam pembukuan bahwa hasil perhelatan Formula E untuk Rp 6 milyar.

Hanya saja, laporan pembukuan tersebut belum diaudit.

Hal itu diungkapkan Amir agar kalangan politisi di Kebon Sirih tidak ragu dengan laporan keuangan T Jakpro.

BACA JUGA:Pelat Nomor Palsu atau Copot Pelat Nomor Kendaraan Bisa Disita Polisi

“Keabsahan data keuntungan tersebut masih menjadi tanda tanya anggota DPRD DKI Jakarta,” ujar Amir, beberapa waktu lalu.

Pada laporan pembukuan tersebut, sambung Amir, terdapat biaya pembangunan Sirkuit Formula E sebesar Rp 20 milyar yang belum dibayarkan kepada PT Pembangunan Jaya Ancol.

Apabila pelaksanaan pembangunan sirkuit disatukan dengan perhelatan balapannya, ungkap Amir, maka PT JakPro masih merugi Rp 14 milyar. 

"Biaya pembangunan Rp 20 milyar dikurangi keuntungan Rp 6 milyar,” terang Amir.

BACA JUGA:Memperingati 2 Momentum Menjawab Tanggal 28 November Hari Apa, Simak di Bawah Ini

Sumber: