Kisah Wanita Amerika Serikat di Arab Saudi: Ikut Suami Mualaf, Kini 'Terjebak'

Kisah Wanita Amerika Serikat di Arab Saudi: Ikut Suami Mualaf, Kini 'Terjebak'

Ilustrasi wanita Arab. Shutterstoc--

JAKARTA, FIN.CO.ID- Seorang wanita Amerika Serikat menceritakan kisahnya terperangkap di Arab Saudi sejak tahun 2019. Dia terperangkap di Arab Saudi lantara ikuti suaminya di negara kerajaan tersebut. 

Adalah Carly Morris (34) baru dibebaskan dari penjara pada hari Rabu pekan lalu. 

Dia dan putrinya ditahan dengan tuduhan menganggu ketertiban umum. Kisahnya itu kemudian menceritakannya dia melalui media sosialnya. 

Dikutip dari BBC, suami Morris kewarganegaraan Aran Saudi. Keduanya pertama kali bertemu di Amerika Serikat saat suaminya berkuliah di sana. Namun pernikahan keduanya tidak bertahan lama, lantaran bercerai. 

BACA JUGA:Migran Watch Minta Jokowi Turun Tangan Gegara Sistem SPSK TKI ke Arab Saudi

Meski begitu, Morris kini telah mualaf. Dia dan anaknya bernama Tala mengunjungi Arab Saudi pada 2019 untuk bertemu mantan suaminya. 

Alasannya, orang tua suaminya ingin bertemu cucu perempuannya. 

Morris, mengeklaim, tidak lama setelah dia tiba di negara kerajaan itu, mantan suaminya mengaku bahwa Tala sudah mendapat status kewarganegaraan Saudi. Morri begitu kaget sebab mangan suaminya tidak konsultasi bersama dia. 

Dengan status warga negara itu, di bawah undang-undang perwalian Saudi, anak tersebut tak dapat meninggalkan negara itu tanpa izinnya.

Walaupun putrinya juga memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat, namun kewarganegaraan ganda tidak diakui di Arab Saudi.

BACA JUGA:Perayaan Halloween hingga Izinkan Miras, Ambisi MBS Jadikan Arab Saudi Seperti Eropa

Alhasil, selama tiga tahun terakhir, Morris terlibat perebutan hak asuh dengan mantan suaminya.

Selama ini, Morris tinggal bersama Tala di sebuah hotel di Saudi.  

Morris menceritakan, suatu saat, mantan suaminya menculik anak mereka setelah mengetahui bahwa Morris meminta bantuan internasional guna membawa Tala kembali ke Amerika Serikat.

Sumber: