Apa yang Harus Dilakukan ketika Stres? Langkahnya Ada Tiga

Apa yang Harus Dilakukan ketika Stres? Langkahnya Ada Tiga

Apa yang Harus Dilakukan ketika Stres, Image oleh Engin Akyurt dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Apa yang harus dilakukan ketika stres? Jawabannya mungkin tidak seperti yang Anda kira.

Menurut ahli, via Healthline, apa yang harus dilakukan ketika stres, adalah melakukan tentunya

Jadi, apa yang harus dilakukan ketika stres?

BACA JUGA:Cedarwood Oil, Minyak Esensial Ini Bisa Mencegah Masalah Rambu hingga Meredakan Stres

Well, yang jelas, ketika Anda stress, jangan bebani diri sendiri dengan terlalu berlama-lama dalam situasi yang tidak mengenakan ini.

Agar terbebas atau setidaknya mengurangi stres yang Anda alami, lakukan tiga langkah ini seperti dianjurkan ahli.

Pertama, apa yang harus dilakukan ketika stres adalah tertawa.

BACA JUGA:Stres Bisa Bermanfaat jika Dikelola, tapi Membunuh jika Tidak Diatasi

Bukan berarti Anda gila yah, karena dengan tertawa dapat membuat kita merasa lebih relaks.

Hal ini disebabkan asupan oksigen yang masuk ke dalam tubuh dan otak, ketika seseorang mulai tertawa.

Dengan tertawa, anda dapat menstimulasi dan meredakan respon stress di otak anda.

Tidak hanya itu, tertawa yang menjadi sebuah kebiasaan juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga suasana hati agar tetap stabil.

Tontonlah acara televisi film komedi untuk memancing tawa dari dalam diri anda.

Jika anda memiliki teman yang lucu, bergaulah dengan mereka bersosialisasi bersama teman yang menyenangkan membantu anda dari perasaan tertekan.

Kedua, apa yang harus dilakukan ketika stres adalah ambil nafas dalam-dalam.

Menurut ahli, dengan belajar mengendalikan nafas Anda, dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatetik, yang bertanggung jawab atas relaksasi tubuh Anda.

Tujuan dari teknik pernafasan adalah untuk memfokuskan anda Anda pada nafas itu sendiri, membuatnya pendek dan kemudian ditarik dalam-dalam.

Ketika Anda bernafas dalam-dalam melalui hidung, paru-paru akan mulai mengembang dan lingkar perutmu pun bertambah.

Hal ini dipercaya efektif dalam menurunkan detak jantung menjadi lebih stabil dan mengembalikan suasana hati menjadi lebih damai.

Ketiga, apa yang harus dilakukan ketika stres adalah tenangkan diri Anda dengan mendengarkan musik yang damai.

Mendengarkan alunan musik yang damai dapat memberikan efek relaksasi bagi tubuh dan membantu menurunkan tekanan darah dan detak jantung dan tidak ketinggalan, hormon stress Anda.

Musik klasik adalah pilihan yang paling tepat untuk Anda. Anda juga bisa menggantinya dengan suara alam sesekali.

Inilah alasan mengapa bepergian dari pengatnya perkotaan dan beristirahat di daerah pegunungan yang sunyi dapat memberikan efek tersendri bagi otak Anda.

Demikian apa yang harus Anda lakukan ketika stres, semoga bermanfaat yah.

Stres Bisa Bermanfaat

Ada cara yang bisa dilakukan orang untuk terhindar dari gangguan kesehatan mental.

Menurut psikolog klinis Lathifah Utami, cara mengelola stres yang baik agar terhindar gangguan kesehatan mental, adalah pertama-tama dengan mengenali apa yang mendasarinya.

"Kenali akar masalah dan tetapkan langkah penyelesaiannya," kata Lathifah dalam sebuah pernyataan, via ANTARA.

Lathifah Utami mengatakan bahwa pada kasus tertentu, di mana orang tidak mampu mengatasi stresnya secara mandiri, maka mencari pertolongan ahli adalah yang diajurkan.

Dengan begitu, ahli dapat mencarikan solusi terbaik atas permasalahan yang tengah dihadapi. Dengan begitu pula maka stres bisa dikelola oleh mereka yang mengalaminya.

"Harapannya, kita menjadi lebih siap dalam mengatasi tekanan tersebut," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa yang namanya tekanan dalam hidup,  pasti selalu ada mau yang datang dari keluarga, pertemanan bahkan pekerjaan.

Dan bahwa ada kalanya stres ini dibutuhkan oleh manusia agar dirinya dapat berkembang.

Akan tetapi untuk mencapai itu, tekanan atau stres tersebut harus dapat dikelola secara konstruktif dan bukannya berdampak negatif.

Salah satu efek dari stres ketika tidak dikelola dengan baik, adalah efeknya terhadap kesehatan jantung.

Sumber: