Bukan Rusia, Ternyata Rudal Ukraina yang Hantam Polandia

Bukan Rusia, Ternyata Rudal Ukraina yang Hantam Polandia

Rudal Iskander milik Rusia ditempatkan di dekat Polandia dan Lithuania.--Wikipedia

JAKARTA, FIN.COID- Rudal yang menghantam Polandia dan menewaskan 2 orang, ternyata berasal dari rudal Ukraina. Kabar ini disampaikan oleh pejabat Amerika Serikat (AS).

Seperti diberitakan Assosiasi Pers (AP) sebanyak tiga pejabat AS mengatakan, "Penilaian awal menunjukkan rudal itu ditembakkan oleh pasukan Ukraina ke Rusia yang masuk di tengah salvo yang menghancurkan terhadap infrastruktur listrik."

Para pejabat berbicara tanpa menyebut nama karena mereka tidak berwenang untuk membahas masalah ini secara terbuka.

Sebelumnya, ledakan di Polandia dituding berasal dari rudal Rusia. Meskipun Presiden AS Joe Biden mengatakan "tidak mungkin" ditembakkan dari Rusia.

Presiden Ukraina Volodymr Zelenskyy ikut mengecam serangan rudal itu. Dia menyebut sebagai "eskalasi yang sangat signifikan".

BACA JUGA:Rudal Rusia Hantam Polandia, Kemhan Rusia: Provokasi untuk Panaskan Situasi, Polandia: Belum Ada Bukti Kuat

BACA JUGA:Rusia Tarik Alat Berat Militer dan Personel dari Kota Kherson Ukraina, Seruan Warga: Merdeka!

Ledakan itu mendorong Joe Biden untuk mengadakan pertemuan darurat dengan para pemimpin G-7 dan NATO di Bali sebab Polandia merupakan anggota NATO. 

Joe Biden tidak mau berspekulasi tentang ledakan rudal itu. Dia mengatakan, kejadian itu dalam penyelidikan. 

"Saya tidak ingin mengatakan itu sampai kami menyelidikinya sepenuhnya tetapi tidak mungkin dalam garis lintasan bahwa itu ditembakkan, dari Rusia tapi kita lihat saja nanti." kata Biden,  dikutip Reuters. 

"Amerika Serikat.  dan negara-negara NATO akan menyelidiki sepenuhnya sebelum bertindak," kata Biden.

BACA JUGA:KBRI Warsawa Beri 3 Imbauan Penting Bagi WNI di Polandia Atas Serangan Roket , Simak Isinya

BACA JUGA:Rudal Hantam Polandia, Joe Biden dan NATO Gelar Pertemuan Darurat di Bali

Sementara itu Rusia membantah melancarkan serangan rudal ke wilayah Polandia. 

Sumber: