Kesalahan Lagu Kebangsaan, Turnamen Rugbi Malah Putar Lagu Pro-Kemerdekaan Hong Kong

Kesalahan Lagu Kebangsaan, Turnamen Rugbi Malah Putar Lagu Pro-Kemerdekaan Hong Kong

Arsip - Tim rugbi Hong Kong berhadapan dengan Jepang pada putaran kedua Asia Rugby Championship di Hong Kong, China, 13 Mei 2017. Pemain Hong Kong Dylan Rogers (kanan), ditekel oleh pemain Jepang, Atsushi Sakate. ANTARA/REUTERS/Bobby Yip/tm--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Kepolisian Hong Kong menyelidiki insiden kesalahan lagu kebangsaan yang diputar dalam turnamen rugbi yang mempertemukan tim Hong Kong dan tim tuan rumah Korea Selatan.

Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee Kachiu sebagaimana dilaporkan media China, Selasa 15 November 2022, telah memerintahkan kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:Pertemuan Xi Jinping dan Biden di KTT G20, Ternyata Tidak Setegang yang Diperkirakan

Apakah kesalahan itu melanggar Peraturan Lagu Kebangsaan atau Undang-Undang Hong Kong.

Sebelum laga kedua Asia Rugby Sevens Series digelar di Incheon, Korsel, Minggu (13/11), pihak panitia pelaksana memutar lagu bernada protes dan gerakan pro-kemerdekaan Hong Kong, bukan lagu nasional Republik Rakyat China.

Menurut Asia Rugby, rekaman lagu kebangsaan yang diserahkan oleh pelatih tim Hong Kong adalah yang benar.

Namun kesalahan tersebut disebabkan oleh faktor kesalahan manusia dari staf panitia pertandingan lokal.

BACA JUGA:Besaran UMP DKI Jakarta Tahun 2023 Naik 13 Persen, Pengusaha Akui Keberatan

Asia Rugby telah menyampaikan permohonan maaf kepada Persatuan Rugbi Hong Kong (HKRU), Pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR), Pemerintah China atas insiden tersebut.

Sekretaris Utama HKSAR Eric Chan Kwok Ki telah bertemu Konsul Jenderal Korsel di Hong Kong untuk menyampaikan keberatan dan menuntut penyelidikan atas insiden tersebut.

HKRU dan Komite Olimpiade Hong Kong juga menyampaikan nota keberatan karena insiden tersebut tidak bisa diterima.

Sumber: