Bapeten Sebut IKN Nusantara Bisa Saja Gunakan Energi Nuklir Untuk Pembangkit Listrik, Tapi....

Bapeten Sebut IKN Nusantara Bisa Saja Gunakan Energi Nuklir Untuk Pembangkit Listrik, Tapi....

Konferensi pers Bapeten di Hotel Pulman Central Park Jakarta, Selasa 8 November 2022 (Ist)--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyebut, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang tengah dibangun pemerintah saat ini, bisa saja menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai sumber energi utama. 

Menurut Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten Dahlia Cakrawati Sinaga, pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang paling aman terhadap bencana alam. 

BACA JUGA:Gawat! NATO Mulai 'Main-Main' Bom Nuklir di Belgia, Alasannya Latihan Rutin

BACA JUGA:Rusia Anggap Ukraina di Balik Serangan Teroris, Potensi Gunakan Nuklir?

Di pulau Kalimantan, kata dia, tidak terdapat gunung berapi yang rawan menimbulkan gempa bumi, sehingga pulau Kalimantan memang sangat ideal untuk didirikan PLTN. 

Meski demikian, terkait pembangunan IKN Nusantara, kata Dahlia, bisa saja ibu kota baru itu nantinya menggunakan energi listrik dari PLTN. Namun, alangkah lebih baiknya jika PLTN di bangun di Kalimantan Barat, ketimbang di Kalimantan Timur, tempat IKN Nusantara berada. 

"Kami bersama BRIN ada kajian memang bahwa yang paling safe itu di Kalimantan itu adalah Kalimantan Barat. Dari semua sektor aspek seismik, hidrologi, meteorologi, vulkanologi, itu di Kalimantan Barat lebih bagus daripada Kalimantan Timur," ujar Dahlia menjawab pertanyaan fin.co.id, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 8 November 2022. 

Meski demikian, Dahlia menyebut hingga saat ini belum ada pembicaraan mengenai rencana pembangunan PLTN untuk mendukung IKN Nusantara. 

BACA JUGA:Rusia Paradekan Kapal Selam Nuklir Berbobot 3 Ribu Ton di Tengah Kota Kronstadt, Ternyata untuk ini

BACA JUGA:Retno Marsudi: Nuklir Merupakan Ancaman Nyata Bagi Manusia

"Mengenai dukungan IKN, memang kami belum berdiskusi khusus dengan bapak-bapak yang nanti akan membangun IKN. Atau bisa saja kita membangun di Kalimantan Barat, kemudian disalurkan melalui transmisi ke IKN di Kalimantan Timur," tuturnya. 

Banyak Negara Lirik Reaktor Nuklir

PLT Kepala Bapeten Sugeng Sumbarjo mengatakan, hampir semua negara di dunia berminat untuk membangun reaktor nuklir. 

Menurutnya, saat ini dunia sedang mengalami krisis energi, mulai dari kelangkaan sumber energi, harga bahan bakar melonjak naik, kemudian harga jual gas semakin tinggi, telah mendorong energi nuklir untuk kembali menjadi alternatif. 

Sumber: