69 Daftar Obat Sirup Izinnya Sudah Dicabut BPOM

69 Daftar Obat Sirup Izinnya Sudah Dicabut BPOM

Apoteker Dapotarti Farma Yuyun mengatakan, jika pihaknya sudah tidak menjual obat sirup sejak kemarin (19/20/2022), setelah mendapatkan surat edaran dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang. -Khanif Lutfi-

TANGERANG, FIN.CO.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mencabut izin edar 69 obat sirup dari tiga perusahaan. 

Tiga perusahaan tersebut adalah PT Yarindo Farmatama, PT Universal Pharmaceutical Indutries, dan PT Afi Farma.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengaku sudah melakukan sosialisasi ke seluruh fasilitas layanan kesehatan. 

BACA JUGA:BPOM Rilis Daftar Puluhan Obat Sirup yang Dilarang Beredar, Cek di Sini!

Mulai dari puskesmas, apotek, dan toko obat untuk tidak menjual produk-produk tersebut.

"Kami sudah melakukan sosialisasi ke seluruh fasilitas layanan kesehatan, puskesmas, apotek, dan toko obat untuk tidak menjual produk-produk tersebut," kata Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni, Selasa 8 November 2022.

Dini juga mengaku sudah melakukan sidak untuk tujuh produk yang dilarang peredarannya tersebut. 

"Sekarang, berarti bertambah menjadi 69 obat yang dilarang," imbuhnya

BACA JUGA:'Nyanyian' Ismail Bolong Soal Mafia Tambang Didengar DPR, Mulyanto: Pemerintah Terkesan Melempem

Dia juga menjelaskan, bahwa obat-obatan yang dilarang untuk diperjualbelikan adalah obat-obat yang sudah siap dijual dan bukan obat racikan atau yang memerlukan resep khusus.

Obat-obatan tersebut adalah produk jadi atau bukan obat yang racikan atau resep.

"Hanya 69 obat yang sudah ditetapkan oleh BPOM dari tiga perusahaan tersebut, dan sudah melalui proses pemeriksaan," jelasnya

Dinkes juga mengimbau masyarakat jika masih menemukan obat-obatan yang sudah dilarang untuk dijual, dapat menghubungi puskesmas terdekat. 

BACA JUGA:Kasus Tewasnya Brigadir J, Ada Satu ART Ferdy Sambo Gemetar Ketakutan Hingga Resign

Sumber: