Soal Produksi Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut, Menperin Buka Suara

Soal Produksi Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut, Menperin Buka Suara

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita -ist-net

JAKARTA, FIN.CO.ID - Polemik obat sirup penyebab gagal ginjal akut terus bergulir.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) buka suara soal produksi obat sirup yang mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) penyebab gagal ginjal akut.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, utnuk memastikan produksi farmasi di dalam negeri aman. 

BACA JUGA:Kemenkes Sebar Obat Gagal Ginjal Akut ke Rumah Sakit

BACA JUGA:Menkes Budi Percepat Kedatangan Obat Ginjal Akut, akan Diberikan Gratis ke Pasien

Dijelaskannya, keamanan mulai dari bahan baku hingga produk jadi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sehingga produk yang didistribusikan, mutu dan kualitasnya terjamin dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pengawasan produksi obat.

Ditegaskannya, pihaknya pun telah menginstruksikan agar seluruh industri farmasi menggunakan bahan baku yang sesuai dengan regulasi.

BACA JUGA:Badan POM Akhirnya Keluarkan Rekomendasi Obat Sirop yang Aman, Kini Boleh Diresepkan

Selain itu, pihaknya beserta BPOM selalu memonitor dan mengevaluasi secara berkala.

Untuk memastikan keamanan produk obat-obatan, Kemenperin meminta perusahaan untuk melakukan uji laboratorium terhadap parameter kritis seperti persyaratan cemaran pada bahan baku obat yang digunakan, sesuai dengan Farmakope Indonesia atau standar mutu lainnya yang berlaku.

“Kami juga memastikan perusahaan mengimplementasikan sistem manajemen kualitas di industri farmasi berjalan guna menjamin produk yang dihasilkan memenuhi syarat quality, safety dan efficacy sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelasnya.

BACA JUGA:Kemenkes Sebut Ada 156 Produk Obat Sirup yang Bisa Diresepkan Kembali

BACA JUGA:BPOM Rilis Daftar 133 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi

Sumber: