Penarik Gerobak Sampah di Jakpus Jadi Korban Pungli, LSM Penjara DKI: Pecat Pelakunya, Jangan Kasih Ampun!

Penarik Gerobak Sampah di Jakpus Jadi Korban Pungli, LSM Penjara DKI: Pecat Pelakunya, Jangan Kasih Ampun!

Ilustrasi pungutan liar. (radarcirebon.disway.id)--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Mencuatnya isu pungutan liar (pungli) terhadap penarik gerobak sampah menjadi sorotan masyarakat. 

Apalagi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan jajarannya hingga penarik gerobak sampah merupakan garda terdepan dalam mengatasi persoalan sampah di ibukota.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) DKI Jakarta Agus Firmansyah menegaskan, Pj Gubernur DKI harus mengusut tuntas persoalan itu.

BACA JUGA:Soroti Wanita Bercadar Terobos Istana Merdeka, Moeldoko: Itu Senjata Rakitan

"Saya yakin, Pak Heru akan memberantas pungli di lingkungan kerja DLH DKI sampai ke bawahnya," ujar Agus kepada fin.co.id.

Agus mengatakan, praktik pungli terhadap penarik gerobak sampah sebenarnya sudah terjadi sejak lama.

Hanya saja, ketika ada sorotan, pungli menghilang.

Lepas dari sorotan masyarakat, kata Agus, pungli muncul lagi.

BACA JUGA:Adik Kandung Brigadir Yoshua Ungkap Sosok Bharada E, Kenal Dekat Sejak Pertama Masuk Polri

"Karena banyak yang bermain di sampah. Akhirnya penarik gerobak pun jadi korban," tandas dia.

Karena itu, Agus mendesak Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono memecat para pelaku pungli.

Mulai dari lini pengelola tempat pembuangan sampah hingga pejabat terkait. 

Terlebih bila pelakunya adalah pekerja berstatus PJLP (Penyedia Jasa Layanan Perorangan).

BACA JUGA:Tinjau Lokasi Pembangunan IKN, Pernyataan Ini yang Disampaikan Jokowi

Sumber: