Cara Menolong Orang Tak Sengaja Telan Racun Tikus

Cara Menolong Orang Tak Sengaja Telan Racun Tikus

Cara Menolong Orang Tak Sengaja Telan Racun Tikus, Image oleh rewind dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Bagaimana cara menolong orang tak sengaja telan racun tikus, adalah salah satu pertanyaan yang jawabannya banyak dicari orang.

Racun tikus adalah salah satu cara orang untuk mengusir hama tikus, mau itu di rumah, di gudang, dan lainnya.

Akan tetapi, ada kalanya seseorang tak sengaja menelan racun tikus lantaran tidak menyadarinya.

BACA JUGA:Kenali Senyawa Etilen Glikol di Obat Sirop Anak: Rasanya Manis Tapi Beracun

Pertanyaannya, bagaimana cara menolong orang yang tak sengaja telan racun tikus?

Menurut ahli, pada kasus seperti ini, maka cara menolong orang yang menelan racun tikus dan paling dianjurkan adalah dengan mencari pertolongan medis.

“Racun tikus mengandung zat kimia berbahaya yang ditambahkan dengan penambah rasa seperti mentega, minyak ikan, dll, untuk menarik perhatian tikus. Salah satu zat kimia yang terkandung dalam racun tikus yaitu warfarin,” kata dr. Ester seperti dikutip FIN dari SehatQ.

“Jika racun ini tertelan, berikan air putih sebanyak 250 ml dan segera di bawa ke RS,” tegasnya.

Sementara itu pada kasus efek racun tikus kena kulit Anda disarankan untuk segera mencucinya dengan menggunakan dan sabun.

“Jika terkena kulit, segera cuci kulit yang terkena racun dengan air yang mengalir selama 15-20 menit dan bersihkan dengan sabun,” jelas dr. Ester.

Sementara pada kasus orang menghirup racun tikus, dan untuk berjaga-jaga, Anda tetap disarankan mencari pertolongan medis.

“Jika terhisap, pastikan pernapasan korban masih lancar dan segera bawa ke RS,” anjurnya.

“Di RS, biasanya pasien akan diberikan arang aktif dan dilakukan tindakan kumbah lambung untuk membersihkan lambung dari racun tikus. Selain itu, pasien juga akan diberikan antidotum dan dilakukan observasi selama di RS,” tutup dr. Ester.

Bahaya Air Banjir Kena Kencing Tikus

Musim hujan tidak hanya berpotensi sebabkan masalah banjir, akan tetapi juga masalah kesehatan pada mereka yang tinggal di kawasan rentan banjir.

Salah satu penyakit yang menghantui orang yang terdampak banjir adalah salah satunya penyakit Leptospirosis.

Menurut ahli, penyakit leptospirosis ditularkan lewat sentuhan langsung dengan air banjir, atau air genangan hujan yang sudah terkontaminasi air kencing hewan.

Dan bukan sembarangan hewan, air yang bercampur dengan kencing hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira, adalah penyebab dari penyakit leptospirosis ini.

Beberapa jenis kencing hewan yang dimaksud di sini mulai dari hewan peliharaan hingga hewan ternak, seperti kencing tikus, anjing, sapi, kuda juga babi.

Orang yang kena leptospirosis akan menunjukan beberapa gejala seperti demam, menggigil, nyeri otot, kepala pusing, muntah-muntah dan diare.
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Sembuh dari Leptopirosis?

“Secara umum gejala alami leptospirosis ada 2 fase, yaitu fase pertama selama 5-7 hari di mana terjadi demam menggigil tiba tiba, sakit kepala, nyeri otot, muntah, diare, kuning (ikterik),  yang kemudian akan tampak membaik 1-3 hari,” kata dr. Mega seperti dikutip dari Alodokter.

“Setelah itu bisa muncul fase kedua, yaitu gejala yang lebih parah, seperti gangguan organ hati, ginjal, bahkan meningitis. Tetapi fase kedua atau leptospirosis yang parah ini tidak selalu muncul, 90% leptospirosis adalah mild leptospirosis,” sambungnya.

dr. Mega mengingatkan bahwa mereka yang sudah masuk dalam kategori akut, usai terkena leptospisoris, masih berpotensi mengalami komplikasi, meski sempat menunjukan kondisi yang membaik.

“Jika seseorang pada fase akut gejalanya membaik, belum tentu sudah sembuh, bisa saja jatuh pada fase kedua walaupun jarang. Maka dari itu, leptospirosis harus diobati dengan baik sebelum terjadi komplikasi,” jelas dr. Mega.

Untuk mengatasi leptospirosis, dibutuhkan pengobatan seperti minum antibiotik, yang juga bisa disuntuk, tergantung kondisi pasien.

Sumber: