Bantaran Tebing Cipamingkis Bekasi Longsor, Sejumlah Rumah Masuk Zona Bcerbahaya

Bantaran Tebing Cipamingkis Bekasi Longsor, Sejumlah Rumah Masuk Zona Bcerbahaya

Kondisi bantaran sungai Cipamingkis, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi yang terkena longsor -Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

 

BEKASI, FIN.CO.ID - Sejumlah warga berada di zona berbahaya, usai bantaran Sungai Cipamingkis mengalami longsor parah setelah curah hujan tinggi.

 

Camat Cibarusah Muhamad Kurnaepi mengungkapkan, terdapat beberapa rumah warga yang berubah posisi menjadi di area bibir bantaran sungai Cipamingkis usai terjadi longsor.

BACA JUGA: Masuk Masjid Pakai Peci, Pria di Bekasi Bukannya Ibadah Malah Gasak Kotak Amal

BACA JUGA:Sempat Pindah Kota, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan di Bekasi Dibantu Keluarganya

 

"Kami sudah memeriksa, ada beberapa rumah yang kondisinya sangat kritis karena kondisi berubah menjadi sangat dekat ke tebing setelah longsor," ungkap Muhamad Kurnaepi, Kamis 20 Oktober 2022.

 

Menurutnya kondisi cuaca yang sudah memasuki musim hujan, dikhawatirkan membuat debit air menjadi deras dan bisa mengikis tebing bantaran sungai.

 

Camat Cibarusah telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Pj Bupati Bekasi dan pihak terkait lainnya, guna mencari solusi penanganan keamanan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di bibir sungai.

 

Karena kondisi bibir tebing semakin parah, warga setempat inisiatif langsung membongkat sendiri bangunan rumahnya agar menjauh dari bantaran sungai Cipamingkis.

BACA JUGA:Terbakar Api Cemburu, Seorang Pria di Bekasi Tikam Teman Istrinya Hingga Tewas

BACA JUGA:232 Warga Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Dapat Bansos Sembako Dari Kemensos RI

 

Muhamad Kurnaepi juga mengimbau kepada warga yang bertempat tinggal di bantaran sungai Cipamangkis, untuk berhati hati dan berwaspada karena curah hujan semakin hari semakin tinggi.

 

Hal itu tentunya dapat mempengaruhi kontur tanah, serta debit air di sungai Cipamingkis yang bisa menyebabkan longsor susulan karena adanya pengikisan tanah.

 

"Kami melalui ketua RW terus memberi himbauan agar waspada dan hati hati dengan curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan pengikisan tanah," jelasnya.

 

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada warga untuk mengungsi ke area lainnya, karena ditakutkan adanya lonsor susulan yang terjadi di sepanjang bantaran sungai.

BACA JUGA:Pengemis Kaki Buntung, Pas Lagi Kencing Dipergoki Warga, Ternyata Kakinya Lengkap

BACA JUGA:Polisi Tangkap Pelaku Utama Pembuangan Mayat di Jalan Inspeksi Kalimalang Kota Bekasi

 

"Harus tetap waspada curah hujan tinggi, apabila ada tanda-tanda longsor kembali mungkin bisa diimbau untuk mengungsi ke rumah saudara terlebih dahulu," terangnya.

 

Terpisah Pj Bupati Dani Ramdan juga telah memberikan pesan singkat terkait mitigasi bencana, jika arus sungai semakin tinggi penghuni rumah harus dievakuasi ke tempat lain.

 

“Amankan barang berharga, koordinasikan dengan Kadesnya dimana tempat evakuasinya," ucap Dani Ramdan.

 

Pihaknya juga telah menginstruksikan untuk melakukan rapat Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan perbaikan.

BACA JUGA:Korban Penipuan dan Pelecehan Seksual Guru Suci dan Bersih di Kabupaten Bekasi Bertambah

BACA JUGA:Diduga Akan Tawuran 6 Remaja di Bekasi Ditangkap, Polisi Sita Senjata Tajam Jenis Celurit Besar dan Stik Golf

 

"Jangka menengahnya undang rapat DSDABMBK dan BBWS untuk upaya penguatan tebing kalinya,” tegasnya.

 

Diketahui bantaran sungai Cipamingkis Kabupaten Bekasi mengalami longsor dan mulai menyentuh salah satu rumah warga, yang berada di wilayah Kampung Cigoong RT 03 / RW 01.

 

Ada beberapa rumah yang sebelumnya berlokasi jauh dari bibir sungai, saat ini berubah posisi menjadi hanya beberapa meter dari bibir sungai.

 

Sumber: