Daftar Penyakit Ini Jadi Penyebab Orang Susah Konsentrasi dan Telat Mikir

Daftar Penyakit Ini Jadi Penyebab Orang Susah Konsentrasi dan Telat Mikir

Susah Konsentrasi, Image oleh Silvia dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anda adalah tipe orang yang susah konsentrasi, terkadang juga lamban dalam menangkap informasi alias lemot atau telat mikir?

Gak cuma terbatas pada masalah itu, Anda juga tipe orang yang mudah lupa dan gampang cemas?

Pertanyaannya, apa yang salah dengan diri Anda? Menurut ahli ada banyak hal yang bisa dikaitkan masalah seperti susah konsentrasi dan telat mikir pada seseorang.

BACA JUGA:Badan Gampang Capek padahal Gak Ngapa-ngapain, Ini yang Salah dari Anda Menurut Dokter

BACA JUGA:Untuk Atasi Gangguan Kecemasan, Coba Makan Ini

“Kondisi Anda yang kerap merasa sulit berkonsentrasi, sulit menangkap informasi, lambat merespons, mudah lupa, dan mudah cemas mungkin disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat,” kata dr. Nadia Nurotul Fuadah seperti dikutip FIN dari Alodokter.
Gaya hidup yang tidak sehat ini kata dr. Nadia, seperti kurang tidur, malas olahraga, makan makanan sebnarangan, merokok minum alkohol atau bahkan menggunakan NAPZA.

Mereka yang susah konsentrasi dan lelat mikir ini kata dr. Nadia Nurotul Fuadah, bisa jadi pertanda kekurangan gizi.

“Kekurangan nutrisi tertentu, seperti zat besi, vitamin B kompleks,” sambungnya.

Mereka yang merasa bosan, tidak tertarik atau tidak menungasai topik yang dibahas, juga dapat mempengaruhi kondisi ini.

Dan jika karena faktor kesehatan, lanjut dr. Nadia Nurotul Fuadah, beberapa penyakit memang bisa dikatikan dengan masalah konsentrasi dan bikin orang telat mikir.

“Faktor lain, seperti anemia, dehidrasi, hipotensi, infeksi, penyakit Alzheimer, gangguan kecemasan, gangguan stres pasca trauma, gangguan kepribadian, cidera kepala, stroke, depresi, dan sebagainya”.

Susah Konsentrasi karena Kelelahan

Namanya letargi, kondisi ini membuat tubuh penderitanya terasa lelah, dan rasa lelahnya itu tidak hilang meski sudah tidur atau beristirahat.

Mereka yang letargi juga mengeluhkan kondisi lain seperti mengantuk, lesu, dan susah untuk konsentrasi.

Letargi menurut ahli, via Alodokter, disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada fisik juga psikologis seseorang.

Karena tubuh terasa lelah, mengantuk dan lesu, letargi menyebabkan penderitanya punya gerakan tubuh yang lambat.

Hal inilah yang menjelaskan mengapa penderita letargi sulit menjalani aktivitas atau pekerjaan sehari-hari.

Akibat letargi, penderitanya jadi punya gangguan mood, yang ditandai dengan perubahan suasana hati, mudah jenuh, gelisah dan linglung.

Pada anak-anak, letargi akan membuat mereka jadi kurang aktif, punya masalah napsu makan, ogah menyusu, enggan bermain dan lainnya.

Pada kasus letargi yang disertai nyeri dada, kelumpuhan anggota gerak tubuh, perubahan berat badan, sakit kepala berat, hingga demam, kejang dan koma, perlu mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin.

Sumber: