Kenali Penyakit Jantung Turunan, Bikin Enock Mwepu Pensiun di Usia 24 Tahun

Kenali Penyakit Jantung Turunan, Bikin Enock Mwepu Pensiun di Usia 24 Tahun

Enock Mwepu, Image Credit: @Foto profil enockmwepu enockmwepu/Instagram--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Enock Mwepu kini sedang viral. Pesepak bola muda klub Inggris Brighton itu memutuskan pensiun dini di usia 24 tahun.

Ya, Enock Mwepu yang baru-baru ini didiagnosa punya penyakit jantung turunan, akhirnya dengan berat hari memutuskan untuk gantung sepatu.

Menurut ahli, via situs resmi Brighton, penyakit jantung turunan ini dapat meningkatkan risiko Enock Mwepu mengalami serangan jantung fatal, jika dirinya memaksa untuk terus bermain sepak bola.

BACA JUGA:Mengapa Stres Bisa Berubah Jadi Penyakit Jantung Koroner? Jangan Dipendam Yah

BACA JUGA:Apa Bahaya Nonton Film Horor jika Punya Penyakit Jantung? Ini Kata Dokter Spesialis

Sementara itu menurut Halodoc, penyakit jantung turunan biasanya adalah penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung turunan ini diturunkan oleh ayah kepada anak laki-laki melalui kromosom Y.

Kromosom Y sendiri adalah bagian dari DNA pria yang diduga berperan penting menurunkan penyakit jantung koroner.

Potensi seseorang menurunkan penyakit jantung koroner dari sang ayah, melalui varian kromosom Y yang dinamakan haplogroup I ini, adalah sebesar 50 persen.

Seberapa Besar Risiko Penyakit Jantung Turunan

Menurut dr. Talitha Najmillah Sabtiari, risiko penyakit jantung turunan akan semakin besar, apabila dibarengi dengan gaya hidup tak sehat.

“Risiko penyakit jantung ini juga akan meningkat apabila seseorang memiliki riwayat penyakit jantung di keluarga ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan pola makan yang tidak sehat,” kata dr. Talitha seperti dikutip dari Alodokter.

Akan tetapi ia menambahkan bahwa risiko penyakit jantung turunan ini bisa diturunkan, dengan cara melakukan modifikasi gaya hidup.

“Anda tidak dapat memodifikasi faktor keturunan, usia, maupun jenis kelamin, tapi Anda dapat mengubah gaya hidup untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung,” tutupnya.

Mencegah Penyakit Jantung dengan Jalan Kaki

Penyakit jantung adalah penyebab kematian tertinggi nomor satu di dunia. Akan tetapi kondisi ini bisa dihindari.

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP (K), FIHA, FSCAI, rahasianya adalah pencegahan.

Kata dr. Amir, cara mencegah penyakit jantung adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, dibarengi dengan pemeriksaan kesehatan rutin.

"30 menit sekali jalan sudah sangat cukup, sampai keluar keringat,” kata dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

“Faktor berat badan menjadi sangat penting yang disesuaikan dengan tinggi badan (menjaga IMT tetap normal 18,5-24,9)," ujar dia dalam diskusi RS Medistra HealthTalk bertajuk "Mengenal Penyakit Jantung Koroner".

Penerapan pola makan sehat juga mencakup konsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan.

Selain itu, membatasi jumlah lemak jenuh dan lemak trans merupakan langkah penting untuk mengurangi kolesterol darah dan menurunkan risiko penyakit arteri koroner.

Tingkat kolesterol darah yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri atau aterosklerosis, yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Cara Menanak Nasi agar Terhindar dari Penyakit Jantung dan Diabetes

Obesitas adalah salah satu pemicu masalah jantung, diabetes dan banyak lainnya. Karena itu, konsumsi nasi harus sebisa mungkin untuk dikontrol.

Salah satunya cara mengontrol agar konsumsi nasi agar tidak menyebabkan obesitas, adalah dengan memanfaatkan coconut oil dalam menanak nasi.

Cara ini diungkap oleh para peneliti dari College of Chemical Sciences di Sri Lanka tentang bagaimana memotong jumlah kalori sekaligus memotong lemak yang didapat dari konsumsi nasi.

Cara menanak nasi dengan coconut oil ini terbilang sangat mudah, cukup dengan menambahkan coconut oil pada air yang Anda gunakan untuk menanak nasi.

Sumber: