Ketahui Gejala Sisa Setelah Anak Sembuh dari Meningitis

Ketahui Gejala Sisa Setelah Anak Sembuh dari Meningitis

Ilustrasi anak sakit demam, Image oleh more photos boosty.to/victoria_art_music dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Ahli neurologi anak dr. Roy Amardiyanto, Sp.A(K) mengatakan orang tua perlu mengetahui gejala sisa yang mungkin dapat muncul setelah anak penderita meningitis dinyatakan sembuh.

Roy menyebut, penyakit yang bisa disembuhkan karena penyakit infeksi. Asalkan obatnya tepat, maka kita harapkan bisa sembuh. 

BACA JUGA:Jamaah Gagal Umroh Gegara Vaksin Meningitis Kosong, Kemenag Kabupaten Tangerang Mengaku Belum Terima Laporan

"Perhitungannya antara 70-80 persen anak akan sembuh. Hanya saja (yang menjadi masalah) bergejala sisa atau tidak,” kata Roy yang juga Ketua Unit Kerja Neurologi (UKK) Neurologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang DKI Jakarta.

Dokter yang akrab disapa Amar itu mengatakan bahwa meningitis atau radang selaput otak merupakan penyakit infeksi yang berat. 

Meningitis bisa terjadi karena infeksi bakteri, virus, tuberkulosis, atau jamur yang masuk melalui pembuluh darah. 

Infeksi juga bisa terjadi secara langsung melalui luka pada cedera kepala.

BACA JUGA:Duh, Sudah Sebulan Stok Vaksin Meningitis di Kabupaten Tangerang Kosong

Menurut penelitian, lebih dari 20-30 persen anak yang terkena meningitis dapat meninggal dunia. 

Jika terpapar dan berhasil selamat, maka 50 persen akan bergejala sisa atau mengalami gangguan perkembangan.

“Mungkin yang perlu diketahui adalah ada yang namanya gejala sisa. Ini yang kadang-kadang dipikir anaknya belum sembuh (dari meningitis),” kata Amar.

Ia mengingatkan bahwa selaput otak merupakan lapisan yang membungkus dan melindungi otak. 

BACA JUGA:Mutia Ayu Ngamuk Diberitakan Sakit Meningitis 

Infeksi pada selaput tersebut mungkin telah sembuh, akan tetapi risiko kerusakan otak juga perlu diwaspadai mengingat letak antara selaput dan otak sangat berdekatan.

Sumber: