Pendiri Demokrat Nasihati SBY: Kau Wariskan pada Anak Kau, Jangan Kayak Setengah Dewa, Kasih Tahu Anakmu Itu

Pendiri Demokrat Nasihati SBY: Kau Wariskan pada Anak Kau, Jangan Kayak Setengah Dewa, Kasih Tahu Anakmu Itu

Salah satu pendiri Partai Demokrat Hengky Luntungan -Screenshoot channel Melfry Hahijary -Youtube

JAKARTA, FIN.CO.ID - Salah satu tokoh senior sekaligus pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan mengakui dirinya mungkin berbicara agak kasar. 

Tapi, lanjutnya, dirinya harus berbicara karena mendengar ucapan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menurutnya sangat memalukan. 

(BACA JUGA:Pendiri Demokrat Marah pada SBY: Kamu Itu Pembohong Kelas Berat)

"Saya pendiri Partai Demokrat lho. Anda bawa Demokrat atas nama diri sendiri. Tetapi kami masih tersinggung. Apa sebab? Kami mendirikan partai itu dengan marwah yang benar," kata Hengky Luntungan seperti dikutip fin.co.id dari tayangan video yang diunggah oleh channel Youtube Melfry Hahijary berjudul Hengky Luntungan : Pendiri Demokrat : SBY itu Pembohong pada Jumat, 23 September 2022. 

Hengky Luntungan lantas menyoroti soal perubahan AD/ART Partai Demokrat.

"Nggak boleh seperti itu. Apalagi kau wariskan kepada anak kau. Lalu kau ubah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga. Hanya khusus untuk kepentingan Cikeas," tukasnya.

Dia pun meminta SBY berhenti dan tidak lagi mencampuri urusan yang bukan lagi kewenangannya. 

(BACA JUGA:Gaya Kampanye AHY yang Banding-Bandingkan Kepemimpinan SBY dan Jokowi Bisa Memantik Konflik)

"Berhentilah. Jangan kayak setengah dewa. Udah paling tahu. Belum terjadi Pemilu kau sudah ngomong kau lebih tahu. Waduh... Kasih tahu juga anakmu itu. Terus cecunguk-cecunguk di belakang anakmu seperti Herzaky, Andi Arief , Andi Mallarangeng  itu nggak bener semua," terangnya.

Hengky Luntungan pun menantang SBY berdebat terkait Partai Demokrat. 

"Anda yang dikatakan senior di Partai Demokrat, ayo saya mau debat. Atau siapa yang paling senior. Silakan. Tapi jangan kau pasang anak-anak kemarin pagi. Memalukan sekali," imbuhnya. 

Di akhir videonya, Hengky Luntungan meminta maaf jika nada bicaranya terbawa emosional. 

(BACA JUGA:PDIP Sebut Ucapan SBY soal Pilpres 2024 Tidak Adil Ditujukan ke Presiden Jokowi )

"Saya juga mohon maaf kalau dengan tingkat emosional yang tinggi saya bicara terlalu keras. Saya mohon maaf beribu maaf. Karena terbawa emosi oleh karena kebohongan. Saya mohon maaf kepada Pak SBY, kepada semua agar berjalanlah di jalan yang lurus. Berhentilah untuk menipu dan membohongi. Terima kasih. Wassalam," pungkas Hengky Luntungan. 

Sumber: