PDIP Sebut Ucapan SBY soal Pilpres 2024 Tidak Adil Ditujukan ke Presiden Jokowi

PDIP Sebut Ucapan SBY soal Pilpres 2024 Tidak Adil Ditujukan ke Presiden Jokowi

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhyoyono (SBY) menyebut ada potensi Pemilu dan Pilpres 2024 mendatang tidak adil.-screenshoot-Dok

JAKARTA, FIN.CO.ID - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebut pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhyoyono (SBY) yang menuding ada potensi Pemilu dan Pilpres 2024 mendatang tidak adil ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Presiden Jokowi yang menjadi sasaran dari Pak SBY," tegas Hasto di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis, 22 September 2022.

(BACA JUGA:Pedas! Ade Armando ke AHY yang Klaim Infrastruktur Zaman Jokowi 70-80 Persen Dibangun SBY: Membual)

Menurut Hasto, PDIP harus merespons karena pernyataan SBY tersebut ditujukan kepada Jokowi.

"Pak SBY menyampaikan saya melihat, saya mendengar, dan kemudian bertanya dalam forum terpenting itu wakil bukan mencederai rakyat, bukan jahat, bukan itu kan suatu pernyataan yang harus kami respons," imbuhnya.

PDIP memberikan sejumlah temuan hasil penelitian dari luar negeri. 

PDIP, lanjut Hasto, heran mengapa raihan suara Demokrat meningkat pada pemilu-pemilu sebelumnya.

(BACA JUGA:SBY Bakal Turun Gunung di Pemilihan 2024, Ade Armando: Mau Jadi Pengawas Pemilu?)

"Kami memberikan berbagai bukti-bukti yang seharusnya itu juga dijawab dengan fakta-fakta sebagaimana tulisan dari Marcus Mietzner tersebut. Memang badan riset kami juga melakukan satu riset saat itu saya di Australia selama satu bulan dan untuk menjadi jawaban mengapa hanya partai yang bisa naik 300 persen di tengah era multipartai yang sangat kompleks. Bandingkan dengan kenaikan dari partai-partai yang lain dan zaman Orde Baru tidak ada yang langsung naik 300 persen," paparnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopohukam), Mahfud MD merespon tudingan ketua majelis tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) yang menilai ada potensi kecurangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Mahfud MD mengatakan, setiap Pemilu pasti ada kecurangan. Termasuk di era SBY. 

"Ada atau tidak ada tudingan dari Pak SBY, Pemilu pasti diwarnai kecurangan. Pada zaman Pak SBY juga banyak kecurangan. Sebagai hakim MK (Mahkamah Konstitusi) ketika itu saya tahu itu," kata Mahfud MD, Kamis 22 September 2022.

(BACA JUGA:Demokrat Tuding Pilpres 2024 akan Dicurangi, Mahfud MD: Era SBY Juga Banyak Kecurangan)

Mahfud mengatakan, kecurangan di era SBY bukan kecurangan dilakukan oleh pemerintah. Tetapi oleh para pendukung partai politik. 

Sumber: