Wacana BBM Naik, Toyota Yakin Veloz, Avanza, Raize, atau Hybrid Bakal Jadi Pilihan

Wacana BBM Naik, Toyota Yakin Veloz, Avanza, Raize, atau Hybrid Bakal Jadi Pilihan

Toyota Raize (toyota.astra.co.id)--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Wacana naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan mempengaruhi penjualan mobil. 

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy memprediksi mobil dengan keunggulan irit bahan bakar akan semakin dilirik masyarakat.

(BACA JUGA:Luhut: Pemerintah Masih Menghitung Skenario Penyesuaian Subsidi BBM Pertalite dan Solar)

"Konsumen kan akan semakin lebih pintar dalam memilih produk-produk apa yang kira-kira akan cocok di dalam kondisi BBM yang mahal, ya pasti kan memilih mobil yang irit," ujar Anton, Minggu 21 Agustus 2022.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah memberi sinyal kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

Pemerintah disebut masih melakukan skenario penyesuaian BBM subsidi solar dan pertalite.

Menyikapi kemungkinan kenaikan BBM tersebut, Anton mengatakan ada poin-poin penting yang harus diperhatikan, salah satunya apakah kenaikan BBM akan berdampak terhadap ekonomi.

(BACA JUGA:Mengenal Fire Truck PPA, Sering Terjun Membantu Masyarakat Dilanda Bencana )

Apabila ekonomi terdampak, kata dia, maka market otomotif dipastikan akan mengalami penurunan. 

Di tengah penurunan tersebut, masyarakat diyakini akan semakin selektif dalam memilih kendaraan, terutama dalam mempertimbangkan keiritan bahan bakar.

Anton mengatakan Toyota memiliki lini kendaraan irit bahan bakar yang bisa menjadi pilihan masyarakat.

"Yang irit sekarang line up kita apa? Pasti contohnya LCGC dan mungkin untuk di kelas yang model baru Veloz atau Avanza, Raize, atau hybrid. Jadi akan terjadi pergeseran ke segmen-segmen yang lebih irit," kata dia.

(BACA JUGA:Gak Perlu Buru-buru ke Mobil Listrik, Honda Perkenalkan Teknologi Hybrid Sebagai Transisi )

Lebih lanjut Anton mengatakan pihaknya juga akan mempersiapkan paket-paket kredit yang lebih longgar untuk menyesuaikan kondisi masyarakat apabila kenaikan BBM benar-benar terjadi.

Sumber: