Waspada, Cacar Monyet Berisiko Serang Ibu Hamil dan Anak-Anak

Waspada, Cacar Monyet Berisiko Serang Ibu Hamil dan Anak-Anak

Virus cacar monyet (Monkeypox) -WHO-Twitter

JAKARTA, FIN.CO.ID - Penularan cacar monyet (monkeypox) kini menjadi perhatian seluruh dunia. 

World Health Organization (WHO) menyebut virus ini mulai berpindah ke kelompok berisiko tinggi. 

(BACA JUGA:Waspada Cacar Monyet Banyak Menyerang Anak-Anak, Begini Gejalanya)

Seperti perempuan hamil, orang dengan gangguan kekebalan tubuh, dan anak-anak.

"Saya khawatir tentang penularan yang berkelanjutan. Virus itu membangun diri dan dapat berpindah ke kelompok berisiko tinggi termasuk anak-anak, orang dengan gangguan kekebalan, dan perempuan hamil," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam keterangannya di Jenewa, belum lama ini.

WHO kini sedang menyelidiki laporan anak-anak yang terinfeksi cacar monyet. Termasuk dua kasus di Inggris. 

Selain itu, ada pula laporan dari Spanyol dan Prancis. Namun, tidak ada satu pun dari kasus anak-anak yang parah.

(BACA JUGA:Waduh! Ada Virus Cacar Monyet dalam Cairan Sperma)

Virus tersebut kini telah diidentifikasi di lebih dari 50 negara. WHO menyerukan agar pengujian ditingkatkan.

"Sejak mulai mewabah pada Mei lalu, terdapat lebih dari 3.400 kasus cacar monyet dan satu kematian," imbuhnya.

Sebagian besar kasus dilaporkan terjadi di Eropa. Salah satunya pria yang berhubungan seks sesama jenis.

Tahun ini, ada juga lebih dari 1.500 kasus dan 66 kematian di berbagai negara.

(BACA JUGA:Awas! Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Hubungan Seks)

Pekan lalu, WHO telah memutuskan cacar monyet belum mewakili keadaan darurat kesehatan masyarakat yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tertinggi.

Sumber: