Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat
Di tengah meriahnya Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 yang akan bergulir di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 3–7 November 2026, ada pertanyaan krusial yang menggantung.
Terutama pada sektor kesehatan dan pangan, aspek manfaat, keamanan, serta kesesuaian penggunaannya harus dibuktikan melalui serangkaian tahapan pengujian yang ketat dan relevan.
Inilah mengapa pertemuan antarperguruan tinggi selama penyelenggaraan OASE memiliki arti yang sangat strategis.
Mahasiswa berkesempatan mendapatkan masukan berharga dari berbagai sudut pandang, para dosen dapat mengenali peluang penelitian bersama yang potensial, dan institusi perguruan tinggi dapat menjajaki pemanfaatan keahlian serta fasilitas yang dimiliki secara kolaboratif.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Abdur Rozaki, sebelumnya telah menekankan orientasi yang sangat kuat terhadap hal ini dalam rapat koordinasi persiapan OASE III.
“Ini bukan sekadar lomba,” tegas Abdur Rozaki.
“Melainkan bagaimana langkah dan inovasi mahasiswa dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi Indonesia,” pungkasnya.
Untuk memfasilitasi peluang interaksi dan kolaborasi ini, panitia acara secara teknis memperluasnya melalui sebuah ekspo inovasi.
Ekspo ini akan melibatkan 34 PTKIN dan rencananya akan dibuka pada tanggal 4 November 2026, menjadi bagian integral dari rangkaian kegiatan OASE III.
Masa Depan Riset PTKIN: Dari Kompetisi Menuju Dampak Nyata
Melalui panggung ekspo inovasi ini, kampus-kampus memiliki kesempatan emas untuk saling mengenali potensi penelitian satu sama lain.
Interaksi langsung antara mahasiswa dan dosen diharapkan dapat menghasilkan masukan yang konkret serta membuka pintu bagi peluang kerja sama yang berkelanjutan setelah kegiatan OASE III resmi berakhir.
Baca Juga
“Melalui ekspo, kampus dapat mengenali potensi penelitian satu sama lain,” ujar Abdur Rozaki.
“Interaksi mahasiswa dan dosen diharapkan menghasilkan masukan yang konkret serta peluang kerja sama setelah kegiatan selesai,” imbuhnya.
Harapannya, OASE III dapat benar-benar memperkuat hubungan yang sinergis antara prestasi yang diraih oleh mahasiswa dengan peningkatan mutu serta relevansi riset di lingkungan PTKIN.
Hasil lomba memang memberikan pengakuan atas kerja keras dan kecerdasan para mahasiswa.