Pendidikan

SiDU Dorong Budaya Menulis Tangan Pelajar, Jangkau 500 Sekolah di Sumatra

SiDU gelar program Ayo Menulis di 500 sekolah Sumatra (Sep-Okt 2026) untuk perkuat literasi dan budaya menulis tangan pelajar Indonesia. Baca selengkapnya!

SiDU Dorong Budaya Menulis Tangan Pelajar, Jangkau 500 Sekolah di Sumatra
SiDU Dorong Budaya Menulis Tangan Pelajar

fin.co.id - SiDU memperkuat upaya menumbuhkan budaya menulis tangan di kalangan pelajar melalui program Ayo Menulis bersama SiDU yang tahun ini akan menjangkau 500 sekolah di Medan, Padang, Pekanbaru, dan Palembang sepanjang September–Oktober 2026.

Mengawali rangkaian program di Sumatra, SiDU berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan memberikan pelatihan kepada guru dari 100 sekolah. Para guru dibekali metode untuk membimbing siswa kelas IV–VI dalam menyusun dan menuangkan opini secara terstruktur, sekaligus mendorong keberanian siswa mengekspresikan gagasan melalui tulisan.

Program Ayo Menulis bersama SiDU telah dijalankan sejak 2017 sebagai bagian dari komitmen SiDU dalam mendukung penguatan literasi pelajar Indonesia. Di tengah semakin intensifnya penggunaan perangkat digital dalam keseharian, kegiatan menulis tangan tetap memiliki ruang penting dalam proses belajar, terutama untuk membiasakan siswa mengolah informasi dan menuangkan pemikirannya secara sistematis.

Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi SiDU dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan. Melalui penguatan kapasitas guru serta pembiasaan membaca dan menulis sejak usia sekolah, program ini diharapkan dapat melengkapi berbagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi pelajar Indonesia.

“Di tengah semakin dominannya penggunaan perangkat digital, kebiasaan menulis tangan tetap relevan sebagai bagian dari upaya membangun literasi anak. Kegiatan menulis memberi ruang bagi siswa untuk berlatih mengolah informasi, memperkaya kosakata, dan mengekspresikan pemikiran melalui tulisan. Melalui pelatihan guru, praktik menulis opini, dan apresiasi di tingkat nasional, SiDU berkomitmen agar kegiatan menulis tetap menjadi bagian dari proses belajar dan keseharian pelajar Indonesia,” ujar Head of Marketing Domestic Business Unit Stationery APP Group, Arif Darmawan di tempat terpisah.

Melalui pelatihan tersebut, para guru memperoleh modul Menulis Opini yang selanjutnya dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah masing-masing. Dengan pendekatan ini, manfaat program diharapkan dapat berlanjut setelah pelatihan dan menjangkau lebih banyak siswa melalui proses belajar di kelas.

Karya siswa dari rangkaian program tersebut juga akan mendapatkan ruang apresiasi melalui Lomba Menulis Opini Tingkat Nasional. Selain kegiatan secara langsung di sekolah, SiDU menyediakan materi pembelajaran yang dapat diakses secara gratis melalui Akademi Ayo Menulis di www.ayomenulis.id.

“Membaca dan menulis merupakan keterampilan yang saling melengkapi dalam membangun literasi anak. Membaca membantu siswa memperoleh informasi dan memperluas wawasan, sedangkan menulis memberi mereka ruang untuk mengolah pemahaman serta mengekspresikan pemikiran melalui tulisan. Karena itu, kebiasaan membaca dan menulis yang dibangun sejak dini penting untuk terus diperkuat sebagai bagian dari proses belajar siswa,” ujar Pendiri Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA), Stefanie Augustin.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, H. Mujiono S. E., mengatakan, “Melalui kegiatan lokakarya menulis ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kemampuan menulis guru sehingga lebih banyak guru di kota Medan yang jadi berani menulis, menghasilkan karya dan diteruskan kepada anak didik.”

Selain penguatan kapasitas guru dan siswa, rangkaian Ayo Menulis bersama SiDU di Medan juga dilengkapi dengan dukungan sarana belajar. SiDU menyerahkan 10.000 buku tulis kepada sekolah yang membutuhkan.

Penyaluran tersebut merupakan bagian dari donasi total 50.000 buku tulis yang dialokasikan bagi anak-anak di Medan, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah wilayah lain di Sumatra. Dukungan ini melengkapi pendekatan program SiDU yang menggabungkan edukasi, penguatan peran guru, ruang bagi siswa untuk berkarya, serta penyediaan sarana pendukung kegiatan belajar.

Tentang SiDU

SiDU adalah merek buku tulis terkemuka di Indonesia yang diproduksi oleh APP Group. Selama lebih dari empat dekade, buku tulis SiDU telah menemani pelajar Indonesia dengan beragam desain sampul, kertas putih bersih, serta lembaran yang tidak mudah tembus. Melalui produk dan berbagai program edukasi, SiDU terus mendukung pengalaman menulis yang nyaman, mendorong kebiasaan menulis, memperkuat peran guru, serta membuka ruang bagi siswa Indonesia untuk belajar dan berkarya.

Berita Terkait