Ragam . 30/10/2026, 09:44 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, PLN Alirkan Gas Natuna ke Batam Lewat Pipa WNTS–Pemping

Penulis : AdminFIN
Editor : AdminFIN

fin.co.id - PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengalirkan gas bumi dengan volume mencapai 15 juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD) dari Natuna ke Batam melalui pipa West Natuna Transportation System (WNTS)–Pemping pada Selasa (27/10). Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, capaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pasokan energi primer bagi pembangkit listrik di Batam sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya gas bumi dalam negeri untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur dan diversifikasi sumber pasokan energi primer merupakan bagian penting dari strategi PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional. Menurutnya, optimalisasi potensi energi domestik perlu didukung oleh infrastruktur yang terintegrasi agar sumber daya nasional dapat dimanfaatkan secara lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat serta menggerakkan perekonomian.

“Ketahanan energi dan keandalan listrik merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, PLN terus memperkuat ekosistem energi dari hulu hingga hilir. Keberhasilan pengaliran gas Natuna ke Batam ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pengembangan sumber daya energi dalam negeri dan pembangunan infrastruktur untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat kedaulatan energi Indonesia,” ujar Suroso.

Infrastruktur pipa WNTS–Pemping menghubungkan titik sambung jaringan pipa WNTS dengan fasilitas penerima gas atau Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping, Kepulauan Riau. Pipa sepanjang sekitar 4,5 kilometer dengan diameter 16 inci dan kapasitas desain mencapai 300 MMSCFD tersebut menjadi penghubung strategis yang membuka akses penyaluran gas dari wilayah Natuna untuk memenuhi kebutuhan energi domestik, khususnya di Batam.

Plh. Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah strategis dalam menindaklanjuti penugasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membangun dan mengoperasikan infrastruktur pipa WNTS–Pemping sebagai bagian dari penguatan akses pasokan gas bumi bagi kebutuhan domestik.

“Alhamdulillah, bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-81, gas Natuna telah berhasil mengalir ke Batam. Capaian ini menjadi kado bagi kelistrikan nasional sekaligus wujud komitmen PLN EPI dalam menjalankan penugasan pemerintah. Konektivitas WNTS–Pemping membuka akses pemanfaatan gas bumi dalam negeri untuk memperkuat keandalan pembangkit serta mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha,” ujar Rakhmad.

Rakhmad menjelaskan, dalam jangka pendek, pengaliran gas melalui WNTS–Pemping diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gas pembangkit PLN Batam selama pelaksanaan pemeliharaan terencana atau turn around (TAR) fasilitas Jambi Merang pada 24 Oktober hingga 3 November 2026. Sementara itu, untuk jangka panjang, konektivitas WNTS–Pemping akan memperkuat kepastian pasokan gas dari Lapangan Mako di Wilayah Kerja Duyung. Lapangan gas tersebut direncanakan mulai mengalirkan gas pada 2027 dengan volume 111 MMSCFD selama delapan tahun.

”Kehadiran jalur pasokan alternatif ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan pasokan energi primer sekaligus mendukung kontinuitas operasional pembangkit listrik di Batam. Terhubungnya infrastruktur ini juga membuka peluang penyaluran gas dari pengembangan lokasi-lokasi sumber energi gas baru di wilayah Natuna untuk memenuhi kebutuhan domestik,” jelas Rakhmad.

Untuk mendukung operasional infrastruktur WNTS–Pemping, PLN lewat PLN EPI juga telah memperoleh Hak Khusus Pengangkutan Gas Bumi melalui Pipa dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) yang berlaku hingga 17 Oktober 2046, serta Izin Usaha Sementara Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa dari Kementerian ESDM pada 26 Oktober 2026. Pemenuhan aspek perizinan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan operasional infrastruktur sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, menyampaikan bahwa keberhasilan pengaliran gas Natuna ke Batam tidak lepas dari kolaborasi erat antara PLN Group dengan pemerintah, mitra kerja, dan pelaksana. Dirinya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur hingga keberhasilan pengaliran gas tersebut terlaksana.

“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergi seluruh pihak dalam menghadirkan infrastruktur energi yang siap mendukung kebutuhan nasional. Kami mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM, BPH Migas, seluruh entitas PLN Group, mitra kerja, dan tim yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi. Kedepan, kami akan terus menjaga keandalan infrastruktur ini agar penyaluran gas berjalan aman, optimal, dan memberikan kontribusi nyata bagi keandalan pasokan energi primer serta kelistrikan di Batam,” ujar Erma.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id